Prabowo Subianto

Pengamat Nilai Wajar Jika Elektabilitas Prabowo Diatas, Begini Alasannya

Menurut Pengamat Politik Sulawesi Utara Josef Kairupan, elektabilitas Prabowo tertinggi untuk survei terakhir atau saat ini, adalah sesuatu yang wajar

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Kompas TV
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Litbang Kompas baru saja mengeluarkan hasil bursa calon Presiden 2024.

Survei tersebut nama Prabowo menempati rangking terartas soal elektabilitas, dibanding tokoh-tokoh lainnya.

Menteri Pertahan RI ini memperoleh 16,4 persen, disusul Anies Baswedan 10 persen, Ganjar Pranowo 7,3 persen.

Nama-nama lainnya seperti Sandiaga Uno turut memperoleh 3,7 persen, Ridwan Kamil 3,4 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen dan disusul Basuki Tjahaja Purnama 3,1 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini sebesar 2,4 persen.

Lantas terkait hal ini, menurut Pengamat Politik Sulawesi Utara Josef Kairupan, elektabilitas Prabowo tertinggi untuk survei terakhir atau saat ini, adalah sesuatu yang wajar dan masuk akal.

Karena menurut Akademisi Unsrat ini analisanya yang pertama prabowo tercatat dalam sejarah sebagai kontestan beberapa kali baik sebagai Capres maupun Cawapres.

Kedua posisi capres untuk tahun 2024 tidak lagi bisa diikuti oleh petahana, karena memang sudah tidak dapat lagi mencalonkan diri karena sudah dua periode.

"Sehingga tokoh-tokoh atau figur masih belum mengkristal dan hanya Prabowo lah yg telah mengkristal," nilainya.

Analisa yang ketiga yaitu posisi prabowo saat ini sementara menjabat sebagai pejabat publik atau menteri Pertahanan. Sehingga diyakini menjadi sorotan publik.

"Dalam hal ini publik sementara menanti korelasi antara pernyataan-pernyataan prabowo saat debat Capres 2019 lalu yg mengungkapkan  tentang tekadnya untuk mewujudkan pertahanan negara yg kuat."

"Walaupun kapasitasnya berbeda karena saat ini hanyalah sebatas menteri bukan presiden, tetapi setidaknya jabatannya saat ini sangat relevan," terang Kairupan.

Sedangkan yang terakhir adalah posisi Prabowo saat ini masih sebagai ketua partai Gerindra diyakini memiliki nilai bergaining yang tinggi sebagai kandidat capres kedepannya.

"Hanyalah tinggal membangun koalisi dgn parpol lainnya agar dapat memenuhi syarat dicalonkan sebagai capres."

"Hanya saja tinggal menunggu kedepannya dari kinerja yg dihasilkannya selama menjabat sebagai menhan, begitu pula dgn etitute nya apakah beliau dapat menjaga sikap yg membuat kondusif atau justru membuat gaduh suasana setidaknya akan berdampak terhadap elektabilitas nya nanti," tandas Kairupan. (hem)

Sosok Denny Firdaus, Berperan Sebagai Kang Murad di Preman Pensiun 5, Ini Biodata Lengkapnya

Peringatan Dini Rabu 5 Mei 2021, BMKG: Sejumlah Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem

YUHUUU Selamat Ya 8 Shio Akan Beruntung Hari Ini Rabu 5 Mei 2021, Keuangan Shio Ayam Sangat Baik

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved