Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Mata Fadli Berkaca Kaca, Dibayar Sejuta Pun Sopir Tak Mau, Penumpang Gorontalo dan Makassar Bingung

Satu hari menjelang larangan mudik Lebaran (H-1), sejumlah penumpang jurusan Makassar, Palu dan Gorontalu di Terminal Malalayang terkecoh

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Aswin_Lumintang
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Suasana pool bus Manado-Makassar di Terminal Malalayang, Manado, Jumat (30/04/2021) siang. Larangan mudik membuat sopir angkutan antar provinsi galau. 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu hari menjelang larangan mudik Lebaran (H-1), sejumlah penumpang jurusan Makassar, Palu dan Gorontalu di Terminal Malalayang terkecoh, Rabu (5/5/2021).

Mengira masih ada kendaraan, nyatanya bus sudah tak ada. Gusar bercampur sakit hati. Seorang pemuda yang mengaku bernama Fadli sampai berkaca kaca matanya. "Saya terancam batal ke Makassar," kata dia. 

Ia sudah keliling cari mobil rental. Bus Jurusan Gorontalo sebelumnya sambung-menyambung, untuk tumpangan ke Makassar. "Tapi tak satupun kendaraan yang bisa mengantar," ujarnya.

Terminal Malalayang Sepi
Terminal Malalayang Sepi (Tribun manado / Andreas Ruaw)

Romli warga lainnya juga nyaris putus asa. Niatnya mudik ke Palu terancam gagal. "Sudah cari kemana mana tak ada. Bahkan saya sampai tawar bayar sejuta. Sopir taksi gelap tetap tak mau," kata dia. 

Jika tak ada tumpangan, ia pasrah Lebaran di Kota Manado. Kepala UPTD terminal Malalayang, Alfons Timbuleng melalui Danru, Olly Walewangko mengatakan, sudah tak ada bus antar provinsi yang beroperasi pada  Rabu. "Sudah tak beroperasi lagi," katanya.

Baca juga: Gempa Bumi Besar Tadi Pagi, Dua Wilayah Diguncang dengan Magnitudo 5,7 dan 5,8, Ini Titik Lokasinya

Baca juga: Pembayaran THR Aparatur Sipil Negara di Sitaro Menunggu Peraturan Bupati

Sebut dia, pihaknya konsisten menerapkan aturan larangan mudik. Tak hanya kendaraan umum, tapi kendaraan sewa rental juga diminta stop beroperasi.  Untuk kendaraan antar daerah dalam provinsi, kata dia, beroperasi dengan memperhatikan protokol Covid 19.

"Semua harus pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," ujarnya. Beber dia, ada penumpang yang diturunkan dari mobil angkutan karena tak pakai masker.(art) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved