Breaking News:

Organisasi Papua Merdeka

Mayjen Terryanus Tak Akui Presiden Papua Barat, Jubir OPM: Benny Wenda Rusak Persatuan Bangsa Papua

Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB-OPM Mayjen Terryanus Satto tak akui Benny Wenda jadi presiden Papua Barat. Jubir sebut merusak persatuan bangsa Papua.

timipotu.com
Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB - OPM Mayjen Terryanus Satto tak akui Benny Wenda Klaim Kemerdekaan Papua Barat OPM dan jadi Presiden. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB-OPM Mayjen Terryanus Satto tak mengakui klaim yang dilakukan
ketua United Liberation Movement for West Papua ( ULMWP ) Benny Wenda.

Benny Wenda yang mengklaim kemerdekaan Papua Barat dan mengangkat dirinya sebagai presiden dinilai merusak persatuan dan perjuangan bangsa Papua.

Mayjen Terryanus Satto pun tidak mengakui klaim Benny Wenda sebagai presiden Papua Barat.

Jubir Organisasi Papua Merdeka Sebby Sambom juga menjelaskan aksi klaim Benny Wenda tidak dipercaya rakyat Papua.

Terlebih baru-baru ini, Benny Wenda juga mengumumkan daftar kabinet Papua Barat, yang terbagi dalam 12 departemen.

Benny Wenda Klaim Kemerdekaan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/papua-barat' title='Papua Barat'>Papua Barat</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/opm' title='OPM'>OPM</a> dan jadi Presiden. Tak diakui Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB - <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/opm' title='OPM'>OPM</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/mayjen-terryanus-satto' title='Mayjen Terryanus Satto'>Mayjen Terryanus Satto</a>.

(Foto: Benny Wenda Klaim Kemerdekaan Papua Barat OPM dan jadi Presiden. Tak diakui Kepala Staf Umum Komnas TPBNPB - OPM Mayjen Terryanus Satto./David Mirzoeff)

Pengumuman itu sudah disebarkan sejak 1 Mei lalu, menjadi peringatan 58 tahun serangan Indonesia ke Papua Barat tahun 1963.

"Kabinet baru dan departemen pemerintah akan memprioritaskan lingkungan alam kita dan membela hak-hak semua makhluk hidup di Papua Barat.

"Misi diplomatik kami akan terlibat dengan pemerintah atau lembaga mana pun di dunia yang bersedia mendukung perjuangan kami dalam menentukan nasib sendiri."

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved