Razia Kepolisian
Pria Baru Lulus SMK Berbuat Terlarang di Hotel, Mengaku Bersama Calon Istri
Demi memberi rasa aman kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, maka kepolisian Kabupaten Mojokerto intensif
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOJOKERTO - Demi memberi rasa aman kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, maka kepolisian Kabupaten Mojokerto intensif melakukan razia di hotel dan penginapan.
Tujuannya merazia orang yang berbuat tak senonoh di hotel ataupun penginapan. Tak hanya itu, melainkan merazia penyakit masyarakat lainnya.

Pasangan bukan suami istri kepergok sedang berduaan di sebuah kamar hotel.
Saat digerebek, si pria gelagapan memakai baju.
Ternyata si pria baru lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan sejumlah pasangan bukan suami istri di hotel dan rumah kos wilayah Kabupaten Mojokerto.
Mayoritas pasangan bukan suami istri yang terjaring razia masih berusia muda domisili dari dalam dan luar Kota/ Kabupaten Mojokerto.
Mereka tertangkap tangan berbuat tidak senonoh di kamar hotel dan rumah kos saat bulan Ramadan 2021.
Baca juga: HASIL Liga Spanyol Tadi Malam: Barcelona Gulung Valencia, Lionel Messi Cs Buntuti Duo Madrid
Baca juga: Viral Jemaah Masjid di Diusir saat Hendak Salat, Tak Diizinkan Pakai Masker: Jangan Salat di Sini
Dari pengamatan di lokasi razia, petugas gabungan Satpol PP mendapati pasangan muda bukan suami istri di kamar Hotel OYO Classic Homestay Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/4/2021) sekitar pukul 21.45 WIB.
Petugas mengetuk pintu kamar hotel dan terlihat seorang laki-laki muda secara berlahan membuka pintu kamar yang berada di lantai dua tersebut.
Pasangan muda-mudi itu tampak panik gopoh mengenakan baju dan berupaya menghindari sorotan kamera dari para pewarta.
Dia gelagapan saat petugas Satpol menyuruh penghuni kamar keluar sembari meminta kartu tanda identitas dan surat bukti pernikahan.
"Iya ada pak, saya sama calon saya sebentar ya masih pakai baju," ujar pria muda asal Madiun ini.
Pasangan muda-mudi itu tidak dapat menunjukan surat nikah sehingga diamankan untuk dilakukan pendataan, sanksi dan pembinaan. Pria mengakui secara tegas sikap sempurna belum menikah dan baru lulus sekolah SMK.
"Siap, saya baru lulus sekolah SMK dari Madiun ke Mojokerto cuma main," ucapnya.