Breaking News:

Berita Talaud

Danlanal Melonguane Pimpinan Pengibaran Bendera Setengah Tiang di Dasar Laut

Pengibaran Bendera Mera putih setengah tiang berlangsung di Lokasi pelabuhan Melonguane dengan dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Adi Sucipto.

Istimewa.
Lanal Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, beserta jajarannya yang berada di wilayah perbatasan paling Utara NKRI melaksanakan pengibaran bendera di bawah laut Minggu (2/5/2021).  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Demi memberikan penghormatan dan juga sebagai lambang kedukaan yang mendalam atas tenggelamnya KRI Nanggala - 402 yang mengakibatkan gugurnya 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut, sejak tanggal 26 April 2021 seluruh jajaran TNI Angkatan Laut mengibarkan bendera setengah tiang. 

Sebagai tanda penghormatan, Lanal Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, beserta jajarannya yang berada di wilayah perbatasan paling Utara NKRI melaksanakan pengibaran bendera di bawah laut Minggu (2/5/2021). 

Waspada, Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto dengan Skema Ponzi

Masih Ingat Artis Cilik Pemeran Si Cemong? Penampilan Zsa Zsa Utari Kini Berubah Bak Artis Hollywood

Ayah Syok Lihat Anak Gadisnya Pendarahan, Pria Pelaku Pilih Kabur, Mengaku Saling Kenal Lewat Ponsel

Pengibaran Bendera Mera putih setengah tiang berlangsung di Lokasi pelabuhan Melonguane dengan dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Adi Sucipto.

Pengibaran bendera setengah tiang tersebut dilaksanakan oleh Danlanal Melonguane beserta tim selam yang terdiri dari perwira dan anggota Lanal.

Kegiatan bendera setengah tiang dari dasar laut berlangsung khidmat dan diikuti oleh sejumlah prajurit matra laut dari atas KAL Pulau Karakelang II-8-30. 

Berkaitan dengan kegiatan tersebut, Danlanal Melonguane menyampaikan bahwa di hari ketujuh pengibaran bendera setengah tiang, ia ingin mengajak seluruh prajurit yang dipimpinnya untuk tidak hanya mengenang bagaimana pengorbanan 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas namun juga dapat lebih menghayati peran prajurit. 

"Bahwa sesungguhnya kita para prajurit yang ada di perbatasan ini, suatu saat akan mendapatkan panggilan negara untuk melaksanakan tugas serta rela untuk mengorbankan jiwa dan raga demi keutuhan dan kedaulatan NKRI," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ivent Mamentiwalo
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved