Breaking News:

Hari Buruh di Sulut

Mayday di Manado, Ketika Buruh dan Pemerintah 'Mesra' dan Saling Puji

Pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua menjadi alasan buruh tak demo menyampaikan tuntutan ke pemerintah dan pengusaha.

tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey berbicara dalam peringatan Hari Buruh Internasional Sulut di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (01/05/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Hari Buruh Internasional (Mayday) di Manado, Sabtu (01/04/2021) berlangsung tanpa aksi turun ke jalan.

Pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua menjadi alasan buruh tak demo menyampaikan tuntutan ke pemerintah dan pengusaha.

Peringatan Hari Buruh Internasional di Manado dipusatkan di Kawasan Megamas Manado.

Pimpinan dan perwakilan anggota empat serikat dan konfederasi buruh di Sulut hadir di acara yang dipusatkan di area Pohon Kasih, Kawasan Megamas Manado.

Empat kelompok serikat buruh itu, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Forkompimda Sulut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, Erny Tumundo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado, Mintje Wattu hadir.

Meskipun tidak turun ke jalan, buruh diberi kesempatan menyampaikan aspirasi.

Tidak hanya menyampaikan aspirasi demi kesejahteraan, pimpinan buruh turut memuji Pemprov Sulut.

"Kami menyampaikan salut dan terima kasih kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang membawa banyak perubahan bagi Sulut," ujar Ketua KSPI, Tommy Sampelan.

Katanya, selama masa pemerintahan Olly, tuntutan buruh Sulut selalu diperhatikan.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved