Berita Sulut
Ayub Ali atau Sehan Landjar? Menanti Siapa Pimpin PAN Sulut
Ayub Ali Albugis atau Muhammad Sehan Landjar yang bakal menjadi Ketua DPW PAN Sulut. Semua tergantung keputusan DPP PAN.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Partai Amanat Nasional tengah mencari Ketua Partai di Provinsi Sulut.
Ayub Ali Albugis atau Muhammad Sehan Landjar yang bakal menjadi Ketua DPW PAN Sulut. Semua tergantung keputusan DPP PAN.
"Sampai saat ini belum turun," kata Ayub Ali kepada tribunmanado.co.id, Minggu (2/5/2021).
Kata Ayub bukan hanya Sulut yang menanti kepastian siapa yang bakal jadi Ketua DPW, ada banyak lagi provinsi lain.
"Kurang lebih 34 DPW baru sebagian ditetapkan kepengurusan, Sulut belum, mungkin setelah Hari Raya Idulfitri," kata Anggota DPRD Sulut ini.
Ayub Ali Albugis harus head to head dengan Sehan Landjar menjadi Ketua DPW PAN Sulut.
Di tingkat musyawarah wilayah belum ada kata sepakat, belakangan keputusan siapa yang menjadi ketua DPW PAN Sulut bakal ditentukan DPP PAN.
Keputusan kini di tangan DPP PAN, pasalnya tim formatur berjumlah 5 orang tak mencapai kata sepakat sehingga meneruskan keputusan ke DPP.
Ayub hanya berpesan jika keputusan dari DPP hanya keluar semua kader siap melaksanakan apa yang sudah diputuskan
Adapun, Ayub Ali Albugis, sudah 'langganan' jadi penghuni Gedung Cengkih DPRD Sulut.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini sudah menyelesaikan tiga periode berturut-turut dipercaya rakyat menjadi Anggota DPRD Sulut, dan sedang berada di periode keempat sebagai Wakil Rakyat Gedung Cengkih.
Ia memulai dari Periode 2004-2009, lanjut Periode 2009-2014, terpilih lagi periode 2014-2019, saat ini sedang menjabat di Periode 2019-2024.
Langkah politik terbaru Ayub Ali menjadi Ketua DPW PAN Sulut.
Ia menjadi penantang berat incumbent Sehan Salim Landjar, Mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur dua periode.
Ayub sebelum menapaki puncak di struktur PAN, sudah dua kali menjabat Sekretaris DPW.
Ia menjadi sekretaris di era kepemimpinan Ketua DPW PAN Tatong Bara, Wali Kota Kotamobagu, dan lanjut lagi menjadi sekretaris di era Sehan Landjar.
Lawannya bukan nama tokoh sembarangan, politisi ulung asal Bolmong Raya, Sehan Salim Landjar, Bupati Bolaang Mongondow Periode 2011-2016, dan 2016-2021
Sehan berstatus incumbent karena saat ini menjabat Ketua DPW PAN Sulut.
Sehan sebenarnya bukan kader asli PAN, ia nanti masuk menjadi kader PAN setelah era Ketua Umum Zulkifli Hasan.
Langkah politik Sehan ketika itu tak terduga, tiba-tiba berhasil mengambil alih kepemimpinan PAN Sulut melengserkan Ketua PAN ketika itu Tatong Bara.
Di era Sehan, PAN berhasil membangun basis di Bolaang Mongondow Timur.
Namun, kinerja PAN di Sulut sempat menurun di momen sejumlah momen politik.
PAN yang langganan mengamankan 1 kursi DPR RI dari Dapil Sulut, pada Pemilu 2019 PAN Sulut kehilangan kursi di Senayan.
PAN pun hanya mengamankan 2 kursi di DPRD Sulut, berkurang dari periode sebelumnya.
Di Pilkada 2020, PAN pun kalah telak, Sehan yang maju sebagai Calon Wagub berpasangan dengan Christiany Eugenia Paruntu tumbang di Pilgub.
Bahkan calon diusung PAN di Boltim yang jadi basis utama pun mengalami kekalahan.
Sehan pun sudah mengakhiri jabatannya sebagai Bupati Boltim.
Satu keunggulan Sehan hingga berpeluang kembali menduduki jabatan Ketua DPW PAN, Sehan merupakan orangnya Bang Zul, alias Zulkifili Hasan Ketua Umum PAN.
Sehan militan mendukung Bang Zul ketika maju dalam pemilihan Ketua Umum PAN.
Rivalitas Ayub-Sehan
Rivalitas Sehan dan Ayub di PAN sudah lama meruncing.
Dimulai dari Pilkada Bolmong 2017. Ketika PAN mendukung pasangan Yasti Soepredjo dan Yanny Tuuk sesuai keputusan DPP PAN
Sehan meski menjabat Ketua DPW PAN menyatakan sikap bersebarangan mendukung pasangan Salihi Mokodongan dan Jefri Tumelap.
Ayub memilih kubu Yasti-Yanny mengamankan keputusan DPP PAN.
Momen selanjutnya sampai melibatkan 'perang urat syaraf' antar keduanya.
Hal usai perhelatan Kongres Pemilihan Ketua Umum di Kendari, Sulawesi Tenggara, 11 Februari 2020.
Sehan ada di kubu Zulkifli Hasan (Zulhas), sementara Ayub ada di kubu Mulfachri Harahap.
Sehan kesal Ayub dituding membelot, bahkan membawa serta beberapa kader mendukung Mufachri, padahal menurut dia DPW PAN Sulut sudah sepakat mendukung Zulhas
Sehan pun mengancam akan mengusulkan pemecatan Ayub dan 6 Ketua DPD PAN yang ada di Sulut.
Ayub tak menampik ia mendukung Mulfachri, setiap kader berhak memilih. Bahkan ia mengklaim sudah menyatakan sikap itu kepada Zulhas.
Kongres PAN selesai dengan kemenangan Zulhas menjabat Ketua Umum PAN Periode 2020-2025.
Namun ancaman Sehan memecat Ayub tak terjadi, Ayub tetap kokoh menjabat Sekretaris DPW.
Muswil PAN Sulut bukan ajang baru bagi Ayub. Ia tahun 2010 pernah maju sebagai Calon Ketua DPW PAN Sulut. Namun, perlawanannya kandas. Ketua DPW jatuh ke tangan Tatong Bara, Wali Kota Kotamobagu.
Ayub pun didapuk sebagai Sekretaris DPW PAN Sulut.
Tahun 2016, di Muswil berikutnya, Ayub tak masuk bursa calon. Pertarungan terjadi antar Tatong dan Sehan. Sehan menang, Ayub pun kembali menjabat Sekretaris DPW.
Rivalitas Sehan dan Ayub akan lanjut di Muswil PAN 2021. (ryo)
• Anggota IV BPK RI Isma Yatun Bakal Serahkan Hasil Audit APBD ke Olly Dondokambey, Mantan Kader PDIP
• SOSOK Wynona Riesa, Wanita Cantik yang Dipeluk dan Dicium Abu Janda, Coba Perhatikan Tangan Keduanya
• Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow Berharap Bisa Dapat WTP di Tahun 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ayub-ali-albugis-atau-muhammad-sehan-landjar-yang-bakal-menjadi-ketua-dpw-pan-sulut.jpg)