Breaking News:

Hari Buruh

Hari Buruh, FSBSI Bolmut Akan Sambangi Sejumlah Perusahaan, Tegaskan Pemberian THR Tepat Waktu

Syamsudin Olii mengatakan memperingati MayDay tersebut pihaknya akan mendatangi sejumlah kantor perusahan yang tersebar di Kabupaten Bolmut.

Istimewa
Peringati Hari Buruh, FSBSI Bolmut Akan Sambangi Sejumlah Perusahaan, Tegaskan Pemberian THR Dibayarkan Tepat Waktu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Memperingati Hari Buruh Sedunia (MayDay) yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2021, Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulut, bakal menyuarakan sejumlah tuntutan.

Diantarannya, adalah memastikan pemberian hak dan kesejahteraan bagi buruh oleh perusahaan di Kabupaten Bolmut.

Ketua DPC FSBSI Bolmut Syamsudin Olii mengatakan memperingati MayDay tersebut pihaknya akan mendatangi sejumlah kantor perusahan yang tersebar di Kabupaten Bolmut.

"Jadi dalam rangka memperingati hari buruh sedunia (MayDay) tanggal 1 Mei 2021 DPC FSBSI Bolmut akan melaksanakan sejumlah kegiatan yang nantinya akan menyambangi sejumlah kantor perusahaan yang ada dikabupaten Bolaang Mongondow Utara," kata Syamsudin kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu 1/4/2021).

Dijelaskannya, Fokus kami adalah memastikan bahwa pemberian THR karyawan/Buruh pekerja telah atau akan di berikan 7 hari sebelum hari raya serta dibayarkan 100 % atau sesuai kesepakatan antara pihak perusahan maupun karyawan.

"Kita pastikan semua dibayarkan tepat waktu, karena hal ini sesuai edaran menteri Tenaga kerja, kita juga membuka posko pengaduan untuk menampung segala aspirasi buruh yang langsung akan ditindaklanjuti," tegas Syamsudin.

Sementara itu, terkait jumlah buruh di Kabupaten Bolmut, Syamsudin mengatakan ada sekitar 1.300 buruh formal maupun tidak formal yang terdata dan bekerja di perusahaan.

"Untuk jumlah buruh itu ada sekitar 1.200, dari data base tersebut banyak buruh bekerja di perusahan yang bergerak di jasa konstruksi sehingga pekerja/buruh tidak menetap," sebutnya.

Selain itu, di hari buruh ini, pihaknya juga akan melayangkan tuntutan terhadap pemerintah menyikapi kondisi pada masa Pandemi covid 19 ini. Diantarannya, Pembatalan UU 11 tahun 202O (OmniBuslow) tentang Cipta kerja.           

"Serta memintakan pemerintah untuk pengawasan dan sanksi atas Perusahaan perusahan yang tidak membayarkan THR bagi karyawannya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Majer Lumantow
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved