Breaking News:

Cara Soeharto Hadapi KKB Papua yang Kini Jadi Teroris, Taklukan 14 Ribu Pasukan dan Kembali ke NKRI

Presiden ke-2 RI Soeharto bertemu dengan pimpinan kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua, Lodewijk Mandatjan

Editor: Finneke Wolajan
(KOMPAS/JB SURATNO)
Presiden Soeharto. Gambar diambil pada 15 Januari 1998. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah kondisi KKB Papua yang kini ditetapkan teroris , di era Presiden Soeharto dan cara ia menghadapi mereka

Presiden ke-2 RI Soeharto bertemu dengan pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) Papua atau KKB Papua, Lodewijk Mandatjan

Perlu diketahui, Lodewijk Mandatjan merupakan pimpinan KKB Papua paling legendaris.

Sebanyak 14.000 anggota KKB Papua di bawah kendalinya melakukan aksi teror pada tahun 1964-1967.

Lodewijk Mandatjan bahkan pernah bertemu langsung dengan presiden Soeharto pada 11 Januari 1969.

Melansir dari laman soeharto.co, presiden Soeharto hari itu menerima kakak beradik Mayor (Tituler) Lodewijk Mandatjan dan Kapten (Tituler) Barens Mandatjan di Istana Merdeka.


Lodewijk Mandatjan dan Presiden Soeharto 

Lantas, apa isi pembicaraan antara Soeharto dengan pimpinan KKB Papua saat itu?

Pertama, Mandatjan bersaudara menjelaskan kepada Presiden Soeharto bahwa mereka kembali atas kemauan sendiri.

Pada kesempatan ini, Presiden Soeharto mengatakan bahwa ia menyadari masih banyak kekurangan-kekurangan dalam kehidupan rakyat di Irian Barat.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved