Breaking News:

Pemkot Kotamobagu Sediakan Tabung Tambahan Antisipasi Kelangkaan Gas

Jika sebelumnya kuota gas elpiji 3 kg hanya 6.125 tabung perhari, pada saat memasuki bulan puasa, 

Penulis: Theza Gobel | Editor: Charles Komaling
Gas Elpiji 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) memastikan tidak akan terjadi kelangkaan gas elpiji menjelang hingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021 Masehi.

Hal tersebut bisa dipastikan sebab PT Pertamina (Persero) akan menambah pasokan elpiji subsidi 3 kg di wilayah Kota Kotamobagu. 

Jika sebelumnya kuota gas elpiji 3 kg hanya 6.125 tabung perhari, pada saat memasuki bulan puasa, 

PT Pertamina (Persero) telah menambah kuota elpiji 3 kg sebanyak 5.000 tabung sehingga mencapai 11.125 tabung gas elpiji 3 kg per hari untuk wilayah Kota Kotamobagu. 

“InsyaAllah akan ada penambahan lagi mendekati lebaran atau Idul Fitri. Karena sesuai informasi dari PT Pertamina akan menambah sebanyak 3.000 tabung gas elpiji 3 kilogram. 

Ketika itu tersalurkan, maka jumlah yang masuk per harinya di Kota Kotamobagu mencapai kurang lebih 14.125 tabung gas,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Ekbang Kota Kotamobagu, Sumitro Potabuga, Jumat (30/04/2021). 

Dengan rencana ketambahan elpiji 3 kg menjelang lebaran ini, Kabag Sumitro Potabuga menyampaikan, ini tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“InsyaAllah dengan ketambahan ini, tidak ada kelangkaan gas elpiji di Kota Kotamobagu. Dan bahkan sampai lebaran masih tetap stabil,” tuturnya.

Selain itu, Kabag sampaikan akan turun mengontrol ke setiap pangkalan terutama soal harganya yang tidak boleh melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp 18.500. 

“Soal harga masih tetap sesuai HET dan tidak boleh melebihi atau dinaikkan. Diminta masyarakat agar beli gas elpiji di pangkalan atau SPBU,” tambahnya.

Salah satu pemilik usaha yang juga memiliki pangkalan gas elpiji yakni Mama Lia mengatakan, sejak awal bulan ramadhan permintaan untuk gas elpiji 3 kg memang meningkat. Bahkan pernah dalam sehari, ia sampai kehabisan stok gas elpiji. 

“Kebanyakan orang mulai memasak di rumah, dan hal itu membuat kebutuhan gas meningkat. Pernah pada awal puasa, kios saya kehabisan stok dalam satu hari,” jelas Mama Lia. 

Dengan kabar akan ditambahkan pasokan tabung gas elpiji, ia berharap masyarakat tidak akan kesulitan mencari gas elpiji.  (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved