Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KRI Nanggala 402

Kecanggihan Riachuelo S40, Kandidat Pengganti KRI Nanggala-402

Prabowo Subianto digadang-gadang akan membeli kapal selam jenis Scorpene yang dikembangkan perusahan pembuat kapal milik Prancis DCNS (Naval Group).

Editor: Fistel Mukuan
Kapal selam Scorpene kelas Riachuelo S40 Brasil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 membuat pemerintah memikirkan penggantinya.

Seperti diketahui kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam di kedalaman 838 meter bersama 53 prajurit gugur pada, Rabu (21/4/2021).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dikabarkan, kini sedang mencari penggantinya.

Prabowo Subianto dikabarkan akan membeli kapal selam kelas Riachuelo sebagai pengganti.

Prabowo Subianto digadang-gadang akan membeli kapal selam jenis Scorpene yang dikembangkan perusahan pembuat kapal milik Prancis DCNS (Naval Group).

Selain kapal selam kelas Scorpene tersebut, Prabowo juga melirik kapal selam buatan Jerman U-214 untuk menggantikan KRI Nanggala-402.

Untuk diketahui, kapal selam Scorpene sendiri adalah kapal selam kelas diesel electric attack yang dilengkapi dengan propulsi diesel dan propulsi udara-independen tambahan (AIP).

Dilansir dari Military Today, kapal selam jenis Scorpene terdiri dari dari empat varian yakni CM-2000 ( kapal selam diesel listrik konvensional 61,7 meter) AM-2000 (70 meter), CA-2000, dan S-BR (75 meter).

Pada Desember 2020, media Janes melaporkan bahwa Indonesia sedang dalam pembicaraan dengan Naval Group untuk varian kapal selam kelas Riachuelo.

"Pejabat dari kementerian pertahanan Indonesia sedang berdiskusi dengan konsorsium yang dipimpin oleh pembuat kapal Prancis Naval Group untuk kemungkinan pesanan kapal selam kelas Riachuelo (Scorpene yang dimodifikasi)," tulis media tersebut, seperti dikutip Sosok.ID.

Kapal selam Riachuelo adalah kapal selam modifikasi dari kelas Scorpene.

Uji tuntas khusus untuk kelas Riachuelo dimulai setelah varian jenis kapal selam tersebut disarankan oleh Naval Group sesuai dengan kebutuhan Indonesia, lapor Janes yang menyebut informasi ini telah dikonfirmasi.

Selain diskusi teknis, pembicaraan dengan Naval Group dan konsorsiumnya juga menyinggung opsi pembiayaan dan peluang perjanjian transfer teknologi antara perusahaan pertahanan Prancis dan Indonesia.

Kapal selam Riachuelo

Riachuelo S40 adalah kapal selam Scorpene Angkatan Laut Brasil yang dibangun oleh perusahaan patungan yang didirikan oleh DCNS Prancis (Naval Group) dan Odebrecht dari Brazil.

Kapal selam KRI Nanggala-402 bertolak dari Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014). Kegiatan itu bagian dari penyematan brevet kehormatan Hiu Kencana kepada Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana.
Kapal selam KRI Nanggala-402 bertolak dari Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014). Kegiatan itu bagian dari penyematan brevet kehormatan Hiu Kencana kepada Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana. ((KOMPAS/DWI BAYU RADIUS))
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved