Berita Talaud
DKPP Talaud Kukuhkan Kelompok Tani se-Kecamatan Pulutan, Kadis: Ada Dinas, Karena Ada Petani
Kepala DKPP Kabupaten Kepulauan Talaud Melksion Saweduling, kepada Tribun Manado Jumat (29/4/2021) mengatakan bahwa prinsip negara ada karena ada rak.
Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - "Ada dinas , karena ada petani." kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud Melksion Saweduling, pada momentum pengukuhan Kelompok Tani di Kecamatan Pulutan, Rabu (28/4) kemarin .
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud Melksion Saweduling, kepada Tribun Manado Jumat (29/4/2021) mengatakan bahwa prinsip negara ada karena ada rakyat.
Begitu pula kata dia dengan keberadaan pemerintah daerah.
"Dalam hal ini DKPP ada karena adanya masyarakat petani. Karena itu kehadiran kami sesungguhnya ialah untuk melayani petani," kata Melksion Saweduling.
Ia mengatakan, atas komando atau perintah dari pimpinan daerah, Bupati Elly Engelbert Lasut dan Wabup Moktar A Parapaga, pihaknya disuruh untuk terjun melihat langsung kondisi riil di tingkat petani.
"Dan yang menjadi perhatian utama bagi kami ialah memperkuat aspek kelembagaan petani itu sendiri," ujar Saweduling yang turut didampingi sekretaris Djemi Awasa.
Faktor selanjutnya ialah memacu peningkatan produktivitas hasil pertanian.
"Dan untuk hal ini tentunya sangat membutuhkan keseriusan dari petani sebagai pelaku utama," terangnya.
Dalam kesempatan itu juga, di depan pimpinan poktan ia mengimbau agar para petani tidak menjadikan pekerjaan taninya sebagai sampingan saja.
"Jika mau berhasil maka petani harus bersungguh-sungguh dan fokus pada profesinya, jangan hanya dijadikan sebagai sampingan saja.
Pasalnya, ia melihat fakta di lapangan selain bertani para petani juga menjalani profesi lain.
"Hal ini sangat berdampak pada petani menjadi kurang fokus," ucap Saweduling.
Sementara itu, Camat Pulutan Grace Maharani Basinung melaporkan jumlah kelompok tani yang dikukuhkan sebanyak 32 poktan dengan rincian 2 poktan naik ke kelas lanjut dan 30 poktan sebagai kelas pemula.
"untuk jumlah kartu tani elektronik yang disalurkan sebanyak 130 buah, dan terkait dengan tindak lanjut dari Gerakan Tanam Jagung (Gentaja) di Kecamatan Pulutan untuk luasan lahan sebesar 11,75 Ha," kata Basinung.
Perwakilan pengurus kelompok tani, Paulus Sapo, James Gedoan dan Max Maatuil mengungkapkan bahwa untuk mencapai hasil yang maksimal perlu adanya dukungan berupa benih unggul, pupuk, obat-obatan, peralatan yang memadai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengukuhan-kelompok-tani-di-kecamatan-pulutan-rabu-284-kemarin.jpg)