Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan dan Doa

Hukum Berbohong demi Kebaikan di Bulan Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya

Dusta atau bohong di dalam Islam adalah merupakan perbuatan yang haram dan terlarang, bahkan dapat menjauhkan si pelakunya menjauh dari keimanan.

People Development Magazine
Ilustrasi orang ketahuan berbohong, Hukum Berbohong demi Kebaikan di Bulan Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dusta atau bohong di dalam Islam adalah merupakan perbuatan yang haram dan terlarang, bahkan dapat menjauhkan si pelakunya menjauh dari keimanan.

Dalam ajaran Islam, berbohong merupakan perbuatan yang tak terpuji.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk mengutamakan kejujuran.

Hukum <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/berbohong-di-bulan-ramadhan' title='Berbohong di Bulan Ramadhan'>Berbohong di Bulan Ramadhan</a>, Apakah Membatalkan Puasa? Lengkap Doa Ditunjukkan Kebenaran

Apakah berbohong menjadi salah satu penyebab batalnya puasa seorang muslim?

Berikut penjelasan lengkap dengan doa meminta petunjuk dan kebenaran.

Berbohong menjadi salah satu sifat tercela manusia yang kerap dilakukan.

Meski terlihat sepele nyatanya berbohong menjadi perbuatan yang dianggap biasa bagi pelakunya, semisal berbohong untuk melucu, atau menghindari perkara sederhana.

Berbohong sendiri diartikan dengan melakukan sesuatu tidak sesuai dengan sebenarnya, atau juga palsu.

Sifat tercela ini dilarang Allah SWT seperti yang tertulis pada surat An-Nahl (16:105).

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَأُوْلـئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta” (QS. An-Nahl [16]: 105).

Lantas apakan berbohong di bulan Ramadhan 1442 H akan membatalkan puasa?

Menjawab perkara itu, dilansir tribunStyle.com dari Kompas.com menghubungi Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr H Syamsul Hidayat.

Syamsul mengatakan, berbohong atau berdusta di bulan Ramadhan tidak akan membatalkan puasa.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved