Berita Bolsel
3 Sapi Yang Dicuri Dua Warga Bolaang Uki Bakal Ditukar di Kecamatan Pinolosian
Satu ekor sapi yang dicuri oleh dua warga Kecamatan Bolaang Uki, ternyata tak langsung dijual.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu ekor sapi yang dicuri oleh dua warga Kecamatan Bolaang Uki, ternyata tak langsung dijual.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, sapi Bali umur 4 tahun tersebut rencananya akan dijual kembali.
Hal tersebut dikatakan oleh KBO Reskrim Polres Bolsel Ipda Alen Sumual.
Menurutnya, jika kedua pelaku sudah melakukan deal-dealan dengan warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian Tengah.
"Rencananya akan ditukar dengan sapi yang lebih muda," ucap dia.
Selain itu, kedua pelaku juga meminta uang senilai Rp 2 juta dari warga Pinolosian tersebut.
Dari pengakuan kedua pelaku, jika sudah mendapatkan sapi dari warga Kombot itu.
Makan akan dijual lagi ke Kecamatan Bolaang Uki.
"Jadi mereka mencoba menghilangkan jejaknya dengan melakukan barter ternak," beber dia.
Namun aksi keduanya terhenti, karena pihak Polres Bolsel menangkap keduanya di rumahnya masing-masing.
"Jadi usai menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak dan melakukan penangkapan," tegas.
Minta Maaf
Permintaan maaf disampaikan oleh AL (28) warga Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, setelah ditangkap Pores Bolsel karena dugaan pencurian ternak sapi.
Ketika ditemui Tribun Manado, AL hanya tertunduk lesa dengan tangan terikat dibelakangnya.
Pemuda asal Desa Sondana tersebut tak banyak mengangkat wajahnya.
Ia terus dimarahi oleh penyidik Polres Bolsel karena aksi pencurian ternak sapi padahal masih dalam bulan puasa.
"Otak kalian dimana? Bulan puasa gini kok jadi maling," tegas seorang penyidik.
AL sendiri mengaku sangat malu akan perbuatannya tersebut.
Ia tak menyangka jika bakal dijemput oleh Polres Bolsel di rumahnya.
"Malu sekali, apalagi tadi banyak sekali warga yang melihat," ungkapnya.
Meksi begitu, ia menghaturkan permainan maaf kepada keluarga dan kedua orang tuanya.
Dirinya juga hanya bisa pasrah, tak bisa merayakan Idul Fitri di rumahnya.
"Saya hanya berharap bisa dimaafkan," ungkap dirinya.
Beli Baju Lebaran
Polres Bolsel baru saja menangkap dua pelaku pencurian ternak sapi, Rabu (28/4/2021).
Setelah diamankan Polres Bolsel, salah satu pelaku yang berinisial MG (40) warga Popodu, mengaku terpaksa melakukan aksinya tersebut.
Pasalnya, ia ingin membelikan baju lebaran untuk anak dan istrinya.
"Saya terpaksa karena ingin beli baju lebaran," ujarnya ketika ditemui Tribun Manado.
MG mengaku keterbatasan ekonomi membuatnya berani melakukan aksi Pencurian sapi tersebut.
Ia lalu mengajak pelaku lainnya yang berinisial AL (28) untuk melakukan aksinya.
Keduanya pun sudah sepakat untuk membagi uang penjualan ternak sapi tersebut.
Namun sayangnya, belum juga sapi tersebut terjual, keduanya sudah diamankan oleh Polres Bolsel.
"Saya kaget ketika dijemput di rumah pagi tadi," bebernya.
MG juga mengaku malu karena saat ditangkap, anaknya ikut menyaksikan penangkapan tersebut.
"Malu sekali, dan sekarang hanya bisa minta maaf," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bolsel, mengamankan dua orang pelaku pencurian ternak.
Keduanya diamankan pada Rabu (28/4/2021) di rumahnya masing-masing.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, kedua pelaku berinisial AL alias Gitar (28) warga Sondana, Kecamatan Bolaang Uki.
Sedangkan satu lainnya berinisial MG (40) warga Popodu, Kecamatan Bolaang Uki.
Kedua pelaku ditangkap setelah Polres Bolsel menerima laporan dari salah satu warga yakni Juharmin Gibo.
Usai menerima laporan, Tim Reskrim Polres Bolsel langsung melakukan pengembangan dan menangkap keduanya.
"Kedua pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya masing-masing," ujar Kasat Reskrim Polres Bolsel AKP Sahroni Rasyid ketika ditemui Tribun Manado.
Pihak Polres Bolsel juga mengamankan satu buah pisau yang dipakai untuk memotong tali dari ternak sapi yang dicuri.
"Setelah kami periksa, keduanya akhirnya juga mengakui perbuatan mereka tersebut," ungkapnya.
Perwira tiga balok ini, meminta agar masyarakat segera melapor bila ada kehilangan hewan ternaknya.
"Akan langsung kita proses bila ada laporan yang masuk pada kami," tegasnya. (Nie)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL: