Kapal Selam
Sosok Penemu Kapal Selam Militer, Ternyata Seorang Anak Penjaga Pantai
Kapal selam bisa jadi tonggak pertahanan maritim suatu negara, dapat berpatroli dan meluncurkan torpedo dalam kondisi genting.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan 53 orang awak kapal dinyatakan gugur.
Kapal selam buatan Jerman tersebut dilaporkan hilang kontak pada Rabu (22/4/2021) dini hari saat melakukan latihan di perairan utara Pulau Bali.
Empat hari setelah pencarian, kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudho Margono mengatakan, kapal selam tersebut ditemukan terbelah menjadi tiga bagian.
"Ini terdapat bagian-bagian dari KRI Nanggala, jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian," kata Yudo dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (25/4/2021).
Kondisi kapal terbelah menjadi tiga bagian dan tenggelam di kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara langsung mengumumkan bahwa semua awak KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 orang dipastikan gugur.

(FOTO: Kapal Selam KRI Nanggala-402. (Facebook/Puspen TNI)
Kapal selam bisa jadi tonggak pertahanan maritim suatu negara, dapat berpatroli dan meluncurkan torpedo dalam kondisi genting.
Siapakah yang penemu kapal selam militer modern?
Penemunya adalah John Philip Holland.
Dia adalah seorang insinyur asal Irlandia yang pertama kali merancang kapal selam untuk Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).
Holland mengembangkan kapal selam pertama yang sukses digunakan untuk kepetingan militer, yang diberi nama USS Holland.
Anak penjaga pantai
John Philip Holland lahir pada 24 Februari 1841, di tepi laut di Liscannor, Co Clare, Irlandia. Ia anak kedua dari empat bersaudara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepal-selam-nuklir-china.jpg)