Liga Italia
Isi Pesan Ancaman Pembunuhan yang Diterima Putra Andrea Pirlo, Imbas Pekerjaan Ayahnya Pelatih Juve
Ancaman itu diterimanya setiap hari Imbas Pekerjaan Ayahnya Pelatih Juventus.
Nyatanya hingga pekan 33 Liga Italia, Bianconeri menduduki tangga keempat lewat koleksi 66 poin.
Cristiano Ronaldo dan kolega tertinggal 13 angka dari pemuncak klasemen sementara, Inter Milan.
Mengingat lima pertandingan tersisa di Liga Italia, secara matematis sangatlah sulit bagi Juventus untuk bisa menyabet gelar Scudetto 10 kali secara beruntun.
Kondisi ini nampaknya tak hanya bergulat di dalam internal tim saja.
Dilansir laman Dailymail, kegagalan Juventus untuk merajai Serie A berbuntut panjang.
Keluarga Andrea Pirlo menjadi sasaran kekecewaan oknum pendukung Juventus.
Kabarnya, putra Andrea Pirlo yang baru berusia 17 tahun mendapatkan ancaman berupa pelecahan melalui kata kata hingga pembunuhan.
"Kamu harus mati bersama ayahmu," begitu bunyi pesan yang paling sering diterima oleh Nicolo, putra dari Pirlo.
Kondisi tersebut tak hanya berlaku satu kali saja, namun berkali-kali.
Imbasnya Nicolo mulai bereaksi dengan banyaknya ancaman yang ia terima sehubungan dengan pekerjaan sang ayah.
"Satu-satunya kesalahan saya adalah menjadi putra pelatih Juventus," terang Nick melalui pernyataan di akun instagramnya.
"Saya meminta semua orang untuk mencoba menjalani apa yang saya alami sekarang. Saya ingin tahu bagaimana rasanya menerima ancaman setiap hari," tulsinya menambahkan.
Kondisi ini jelas bukan hal yang bagus bagi Andrea Pirlo maupun keluarganya.
Terlepas dari hal tersebut, Bianconeri sendiri berpeluang untuk meraih gelar ganda di musim ini.
Setelah Piala Super Italia, trofi Coppa Italia menjadi gelar yang masih memungkinkan untuk disabet oleh Si Nyonya Tua.