Breaking News:

Kehidupan Awak Kapal Selam, Berbulan-bulan Dalam Laut dan di Ruangan Sempit, Tes Masuknya Tak Mudah

Sangat sulit bagi prajurit TNI AL bisa menjadi anggotanya, atau yang disebut "hiu" julukan bagi anggota korps

Editor: Finneke Wolajan
shutterstock.com)
Ilustrasi kapal selam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - KRI Nanggala-402 telah dinyatakan tenggelam dan berstatus On Eternal Patrol atau berpatroli selamanya.

Sehingga kapal selam TNI AL yang sempat dilaporkan hilang kontak itu dinyatakan tenggelam setelah 72 jam pencarian.

KSAL Laksamana Yudo Margono menyampaikan itu setelah penemuan beberapa bukti bahwa KRI Nanggala-402 sudah masuk isyarat Subsunk.

KSAL Laksamana Yudo Margono menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Menurutnya TNI AL telah kehilangan perwira-perwira terbaik bangsa yang punya potensi besar di masa depan.


KRI Nanggala-402 (Antara Foto)

Ucapan KSAL Yudo Margono beralasan.

Sebab untuk menjadi awak kapal selam dibutuhkan kualifikasi yang benar-benar baik.

Sebab, kehidupan di dalam kapal selam sama sekali jauh dari kata normal.

Di mana para pelaut harus memiliki pengetahuan teknis yang tepat serta tekad untuk menghabiskan waktu berbulan-bulan di bawah air.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved