Kepala BIN Ditembak KKB
Ini Yang Dilakukan Pimpinan Tertinggi BIN Papua Sebelum Ditembak & Gugur Sebagai Pahlawan di Puncak
Inilah tujuan Kepala BIN Daerah Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny turun lapangan. Ada upaya yang sedang dilakukan untuk masyarakat.
Brigjen Danny menjabat sebagai Kepala BIN Papua sejak Juni 2020.
Ia menjabat sebagai Kabinda Papua menggantikan Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon.
Dikutip dari TribunPapua.com, Brigjen Danny sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denma Markas Besar TNI AD berpangkat Kolonel.
Selain itu, dia pernah menjabat sebagai Asintel Kodam Jaya.
Brigjen Danny juga pernah menjabat sebagai Kapok Sahli Pangdam Jaya.
Diberitakan Surya.co.id, sebelum berpangkat Brigjen, I Gusti Putu Danny Nugraha berpangkat Kolonel Infanteri (Inf).
Sejak 2020 lalu, pria asal Bali ini mulai bertugas di Papua sebagai Kabinda.
Belum genap setahun bertugas, dia harus Gugur setelah ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Ia Gugur saat melakukan peninjauan lokasi pembakaran yang diakibatkan oleh KKB Papua di Beoga.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dan kali ini menembak seorang warga sipil, Ramli (32 th) di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (8/2/2021).
Dievakuasi Hari Senin
Jenazah Brigjen TNI I Putu Gusti Danny Nugraha Karya direncanakan akan di evakuasi pada Senin, 26 April dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, menuju Mimika menggunakan Pesawat Smart Aviation.
Setelah berada di Mimika, Jenazah Brigjen Danny akan dibersikan di RS.Mitra Masyarakat Mimika, selanjutnya akan di berangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air didampingi Mayjen Afinibur dan Letkol Inf Andriono.
Kepala Badan Intelejen Negara daerah Papua, I Putu Gusti Danny Nugraha Karya yang tewas di tembak KKB dalam Kontak senjata di Kampung Dempet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, belum setahun menjabat sebagai Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, semenjak dinaikan pangkat dari Kolonel menjadi Brigadir Jenderal berdasarkan Sprin Panglima TNI Nomor/1403/VII/2020 Tanggal 17 Juli 2020.
Berikut rencana evakuasi Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, berdasarkan keterangan tertulis yang Tribunnews.com terima: