Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

VIRAL Video Berdurasi 22 Detik Awak KRI Nanggala 402 Nyanyi Lagu 'Sampai Jumpa', Netizen Menangis

Video berdurasi 22 detik itu memperlihatkan kekompakan awak KRI Nanggala 402 menyanyikan lagu Sampai Jumpa yang dipopulerkan Endank Soekamti .

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
(Foto : Instagram/@erixsoekamti)
Awak kapal KRI Nanggala 402 nyanyikan lagu Sampai Jumpa milik Endak Soekamti 

Unggahan video itu mendapat sambutan haru dari beberapa netizen.

Hampir seluruh netizen membalas video itu deng emoticon menangis. Sejak diunggah, video ini sudah dimainkan 191.000 dan dikomentari 899 netizen.

Sebelumnya, KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam.

Hal ini diketahui dari peningkatan fase pencarian KRI Nanggala 402 telah naik dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam).

"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI menjelaskan, operasi Search and Rescue (SAR) telah memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Rabu lalu.

Sejak awal, seluruh komponen yang dikerahkan telah bekerja semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut.

Lokasi KRI Nanggala-402 Tenggelam, KSAL: Kedalaman 850 Meter Riskan dan Memiliki Kesulitan Tinggi

Kondisi 53 Awak KRI Nanggala-402 Belum Dapat Dipastikan

Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam di perairan utara Bali.

Informasi tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers pada Sabtu (24/4/2021).

"Pagi dini hari tadi merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen di KRI Nanggala selama 72 jam. Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala," ujarnya.

Adapun barang yang ditemukan itu antara lain pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye pelumas periskop kapal selam.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengaku enggan berspekulasi terhadap kondisi para awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang dan tenggelam di perairan Utara Pulau Bali, Rabu (21/4/2021).

Ia tak bisa memastikan bagaimana kondisi dari 53 awak kapal selam buatan Jerman tahun 1979 itu, setelah lebih dari 72 jam dinyatakan hilang dan kemudian tenggelam.

"Kita tidak bisa melihat bagaimana korban, karena belum ketemu salah satu korbannya. Jadi kita tidak bisa duga-duga seberapa kondisi korban dan sebagainya," kata Yudo dalam konferensi pers, Sabtu (24/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved