Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Reshuffle Kabinet

Putra Nababan Rahasiakan Hasil Pertemuan Jokowi-Megawati 10 Hari Lalu, Sebut Nama Sekjen PDIP

Banyak kalangan yang bertanya-tanya apa penyebab reshuffle Kabinet belum dilakukan. Ada yang beranggapan Jokowi dan parpol koalisi

Editor: Aswin_Lumintang
putranababan.com/ist
Putra Nababan, Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Banyak kalangan yang bertanya-tanya apa penyebab reshuffle Kabinet belum dilakukan. Ada yang beranggapan Jokowi dan parpol koalisi terutama dengan PDI Perjuangan masih ada hal-hal yang perlu dibicarakan lagi.

Terbaru muncul pengakuan dari politisi PDI Perjuangan bahwa Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sudah bertemu.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Putra Nababan mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( kanan) mencium tangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (ketiga kiri) usai menerima Nasi Tumpeng saat perayaan Hari Ulang Tahun Ke-41 PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jalan Raya Lenteng Agung 99, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Megawati Soekarnoputri meminta kepada seluruh kader untuk fokus mengantarkan PDI Perjuangan menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014 atau memperoleh suara minimal 20 persen.
Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( kanan) mencium tangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (ketiga kiri) usai menerima Nasi Tumpeng saat perayaan Hari Ulang Tahun Ke-41 PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jalan Raya Lenteng Agung 99, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Megawati Soekarnoputri meminta kepada seluruh kader untuk fokus mengantarkan PDI Perjuangan menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014 atau memperoleh suara minimal 20 persen. (Warta Kota /Adhy Kelana)

Putra mengatakan informasi itu ia dapatkan dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Menurutnya Jokowi dan Megawati bertemu 10 hari lalu. 

"Kalau dapat informasi dari Pak Sekjen PDIP, Pak Hasto, pertemuan itu memang beliau (Jokowi) dengan Ibu Megawati dilakukan secara rutin dan pertemuan terakhir berlangsung 10 hari yang lalu," ujar Putra, dalam diskusi daring 'Jangan Pegel Nunggu Reshuffle', Sabtu (24/4/2021).

Ketika disinggung apakah keduanya membicarakan perihal isu reshuffle yang sedang menjadi perhatian, Putra menampiknya. 

Mantan jurnalis itu mengatakan, Jokowi dan Megawati hanya membahas sejumlah isu yang strategis.

"Dari informasi yang kita dapat, biasanya Ibu (Megawati), kan, selalu bertemu berdua dengan Pak Jokowi tanpa didampingi. Hal-hal yang selalu dibahas memang hal-hal strategis, terkait fundamental, ideologi, dan lain sebagainya. Dan itu terjadi 10 hari yang lalu," jelas Putra.

Putra lantas menjelaskan bahwa kesepakatan DPR untuk melebur dan membentuk kementerian baru itu terjadi 15 hari lalu.

Baca juga: Barang-barang Kapal Selam KRI Nanggala Ditemukan, Mungkinkah Sengaja Dikeluarkan Krunya?

Baca juga: INFO TERKINI KRI Nanggala-402, Bukti Komponen Serpihan Kapal Ditemukan, Alat Sholat hingga Pelumas

Sementara pertemuan Jokowi dan Megawati terjadi 10 hari lalu. 

Meski tak bisa memastikan apakah terjadi pembahasan teknis detail seperti reshuffle, namun Putra meyakini Megawati adalah sosok yang paham bahwa reshuffle merupakan hak prerogratif presiden. 

"Tapi saya yakin Ibu Ketum yang merupakan Presiden ke-5 Indonesia mengerti betul kewenangan presiden, memahami, dan menghormati betul ketatanegaraan, dan juga tentunya hal-hal strategis yang selalu dibahas bersama presiden," kata Putra.

Bahkan, Putra menceritakan Jokowi sebenarnya sudah kerap berkonsultasi dan bertemu dengan Megawati sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Akan tetapi, Megawati disebutnya selalu menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Jokowi. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved