Senin, 15 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

UPDATE Pencarian KRI Nanggala 402: Pergerakan 2,5 Knots Sempet Terdeteksi di Bawah Air lalu Hilang

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan selain KRI Alugoro, TNI juga mengerahkan 20 KRI lainnya dalam operasi tersebut.

Tayang:
Twitter @JurnalMaritim
Suasana di atas KRI Nanggala-402. Kapal Selam KRI Nanggala 402, Kerap Emban Misi Rahasia, Terlibat Sengketa Blok Ambalat sebagai ujung tombak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update pencarian KRI Nanggala 402 hari ini Jumat (23/4/2021).

TNI mengerahkan kapal selam KRI Alugoro dalam operasi SAR kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak saat latihan di Perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021).

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan selain KRI Alugoro, TNI juga mengerahkan 20 KRI lainnya dalam operasi tersebut.

KRI Nanggala Masih Dalam Pencarian, Oksigen Tinggal Sampai Besok Atau 3 Kali 24 Sejak Hilang Kontak

UPDATE Pencarian KRI Nanggala 402: Sempet Terdeteksi Pergerakan 2,5 Knots di Bawah Air lalu Hilang

Proses pencarian Kapal Selam KRI Nanggala 402 masih terus dilakukan.

KRI Raden Eddy Martadinata 331, satu dari lima KRI yang melakukan pencarian sempat mendeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knots.

Namun, kontak tersebut kemudian hilang.

Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad. saat memberikan konferensi pers dihadapan awak media, bertempat di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Kamis 22 April 2021.

“KRI REM 331 juga melaporkan secara lisan telah terdeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2.5 knots."

"Kontak tersebut kemudian hilang, sehingga masih tidak cukup data untuk mengidentifikasi kontak dimaksud sebagai Kapal Selam,” jelas Kapuspen TNI.

Alutsista yang sedang melaksanakan operasi pencarian KRI Nanggala 402 terdiri dari 5 KRI yaitu KRI Raden Eddy Martadinata 331, KRI Gusti Ngurah Rai 332, KRI Diponegoro 365, KRI dr. Soeharso 990, KRI Pulau Rimau 724 dan 1 helikopter TNI AL Helly Panther.

“TNI juga mengerahkan KRI Rigel 933 yang merupakan kapal survey hydro oseanografi. Kapal ini memiliki kemampuan deteksi bawah air yang digunakan untuk beberapa operasi SAR yang lalu (Lion Air di Tanjung Karawang dan Sriwijaya Air di Kep. Seribu),” kata Mayjen TNI Achmad Riad.

Kapuspen TNI juga menyampaikan telah terdapat temuan tumpahan minyak dan bau solar di beberapa lokasi yang berbeda, temuan tersebut terlihat secara visual oleh Helly Panther HS-4211 pada posisi 07o 49’ 74” LS, 114o 50’ 78” BT pada radius 150 m, KAL Bawean (lokasi tidak tercatat), KRI REM 331 posisi 07o 51’ 92” LS, 114o 51’ 77” BT, area seluas 150 m2.

“Namun dari temuan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai bahan bakar kapal selam,” ucapnya.

Selain itu, bantuan dari pihak ketiga yang akan datang yaitu Singapura, berupa Kapal Swift Rescue.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved