Breaking News:

Waspada! Ancaman Gempa Megathrust Kian Nyata, Berikut Penjelasan BMKG

Selain ancaman gempa besar yang diakibatkan oleh sumber gempa megathrust, masyarakat juga perlu mewaspadai sumber gempa sesar aktif

ISTIMEWA
Pemutakhiran segmentasi Megathrust Peta Gempa Nasional 2017.() 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa Megathrust kian nyata, berikut penjelasan BMKG.

Sebagian besar bangunan di Kota dan Kabupaten Malang, Jawa Timur rusak akibat gempa dengan magnitudo 6,1 beberapa waktu lalu.

Titik episentrum gempa diketahui berada di laut dengan jarak 96 kilometer selatan Kota Kepanjen, Malang, pada kedalaman 80 kilometer.

Kepala Bidang Mitigasi gempa bumi dan tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Daryono mengatakan, gempa yang terjadi di Malang bukan termasuk Gempa Megathrust.

"Gempa selatan Malang ini bukan termasuk Gempa Megathrust, tetapi gempa menengah di zona Benioff," ujar Daryono.


Setting lempeng tektonik Sunda Megathrust

Terkait adanya ancaman Gempa Megathrust, Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono menyebutkan wilayah Indonesia memang terletak pada bagian Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire).

Hal ini membuat Indonesia sangat rentan terhadap bencana terutama gempa dan tsunami.

Selain ancaman gempa besar yang diakibatkan oleh sumber Gempa Megathrust, masyarakat juga perlu mewaspadai sumber gempa sesar aktif. 

Berdasarkan frekuensi kejadian gempa merusak, sesar aktif sebenarnya lebih sering terjadi dan menimbulkan kerusakan serta korban jiwa dibandingkan megathrust.

Halaman
12
Editor: Finneke Wolajan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved