Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bentrok di Manokwari

Dua Kelompok Warga di Manokwari Papua Saling Serang, Ini Kronologi dan Pemicunya

Insiden saling serang antar dua kelompok warga di Komplek Mulyono, Kabupaten Manokwari, Minggu (18/4/2021) pagi.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Dua kelompok warga di Manokwari saling serang, kondisi ruas jalan Angkasa Muliyono Manokwari dipalang, Minggu (18/4/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi saling serang terjadi di Kabupaten Manokwari.

Aksi tersebut melibatkan dua kelompok warga.

Warga masyarakat setempat pun diminta untuk menahan diri.

Baca juga: Ahok Diisukan Jadi Menteri Investasi, Ekonom: Beliau Bagus tapi Sangat Kontroversi

Baca juga: Pengamat: Ahok dan Bahlil Cocok Menteri Investasi, PAN-Muhammadiyah Masuk Jokowi Tambah Tenang

Tokoh Masyarakat Manokwari, Petrus Makbon meminta masyarakat menahan diri dan tak terpancing.

Hal ini terkait dengan insiden saling serang antar dua kelompok warga di Komplek Mulyono, Kabupaten Manokwari, Minggu (18/4/2021) pagi.

"Sudah ada pertemuan dengan sejumlah tokoh, dan juga keluarga korban untuk menghimbau agar tidak melakukan tindakan," ujar Petrus, kepada Tribun-Papua.com.

Petrus yang juga keluarga dari FR menjelaskan, hingga kini belum jelas apa latar belakang pelaku menyerang korban.

"Selaku keluarga korban hanya menginginkan segera diselesaikan," tuturnya.

Melihat situasi ini, harapan Petrus, seluruh pihak harus bisa menahan diri.

"Saya meminta agar semuanya tidak boleh terpancing dengan situasi begini, serahkan semua kepercayaan itu kepada pihak keamanan (kepolisian) agar mengusut tuntas kasus ini," tandasnya.

Polisi Amankan Sejumlah Orang

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan mengatakan pihaknya saat ini melakukan upaya pendekatan mediasi kepada masyarakat.

Aparat keamanan juga telah mengamankan sejumlah orang yang terlibat dalam insisden tersbeut.

"Satreskrim Polres Manokwari juga sudah melakukan tindakan hukum.

Ada beberapa orang telah kami amankan, saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut," ungkap Dadang.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved