Program Padat Karya
Program Padat Karya Dirjen Hubla Berdayakan Masyarakat Sekitar Pelabuhan Likupang Minut
Sabtu (17/04/2021), Program Padat Karya berlangsung di Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Likupang Barat, Minut.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Program Padat Karya Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI dan DPD RI menyasar masyarakat di Likupang, Minahasa Utara.
Sabtu (17/04/2021), Program Padat Karya berlangsung di Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Likupang Barat, Minut, Sulut.
Sebanyak 50 pekerja dilibatkan dalam program Padat Karya tersebut. Mereka bekerja melakukan pekerjaan pemeliharaan sarana pelabuhan seperti pengecetan gedung dan pagar serta pembersihan.
Puluhan pekerja itu datang dari empat desa sekitar pelabuhan, yakni Munte, Mubune, Bulutui dan Bahoi.

Kepala UPP Kelas III Likupang, Moh Qowi mengatakan, program Padat Karya ini digelar sebagai pemberdayaan masyarakat.
"Tahun lalu program Padat Karya di sini melibatkan 30 pekerja," ujarnya.
Setiap pekerja mendapatkan honor Rp 150 ribu per orang per hari. "Ke depan, kita akan lanjutkan di gelombang kedua, pembangunan terminal wisata laut dan akan menyerap 50 pekerja," katanya.

Anggota Komite II DPD RI, Ir Stefanus BAN Liow MAP menjelaskan, program Padat Karya merupakan sinergitas DPD RI, Komisi V DPR RI dan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI.
"Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19," ujar Liow.
Katanya, memang jika dilihat dari nilainya, tidak seberapa tapi itu merupakan wujud negara hadir untuk masyarakat.
Ia berpesan kepada masyarakat di Likupang Barat agar turut menjaga fasilitas UUP Likupang.
"Karena ke depan, pelabuhan ini akan menjadi instrumen penting bagi KEK Pariwisata Likupang. Secara langsung akan memberi dampak kepada bapak ibu," jelas Liow. (ndo).
• Peringatan Dini Hari Ini Minggu 18 April 2021, BMKG: 22 Wilayah Waspada Dilanda Cuaca Ekstrem
• Kejadian Mengakibatkan Korban Jiwa, Seorang Pekerja Jadi Korban, Terjepit di Pembatas Lift
• Keluarga Suhendra Hadikuntono Bukan Orang Biasa, Istrinya Seorang Politisi, Anaknya Caleg Termuda