Ramadhan 2021

Lebih Baik Mana: Sedekah ke Saudara Kandung, Fakir Miskin, atau Janda Miskin?

Peruntukan dana infaq dan sedekah berbeda dengan peruntukan dana zakat.

Tribunnews
Ilustrasi uang - Sedekah bisa berupa uang atau barang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama bulan Ramadhan, sangat dianjurkan melakukan berbagai amalan baik.

Keuntungan berbuat baik pada bulan puasa adalah pahalanya dilipatgandakan.

Nah satu di antara amalan baik yang sangat dianjurkan adalah sedekah.

Seorang mualaf mengajukan pertanyaan di konsultasi syariah di laman Bimas Kemenag RI:

1. Kemana sebaiknya uang sedekah saya diberikan, apakah ke saudara kandung yang kekurangan tapi tidak seakidah atau sesama muslim yang membutuhkan.

2. Lebih baik bersedekah ke fakir miskin atau janda miskin?

3. Bolehkah janda berkekucupan minta diberi sedekah?

Simak penjelasan Tim Konsultasi Syariah Bimas Islam Kemenag RI atas tiga pertanyaan tersebut. Dikutip dari laman Bimas Islam Kemenag:

Peruntukan dana infaq dan sedekah berbeda dengan peruntukan dana zakat.

Baca juga: Tak banyak yang Tahu, Cara Mengobati Radang Tenggorokan dengan Bahan Alami, Dijamin Ampuh

Kalau dana zakat hanya diperbolehkan untuk diperuntukkan kepada 8 golongan sesuai yang disebutkan dalam Al Quran surah ke-9 ayat ke-90.

Tetapi dana infaq dan sedekah boleh untuk diperuntukkan kepada semua kebutuhan syar'i, kepada orang Muslim dan non-muslim ( yang tidak memerangi Islam )

Oleh karenanya, apabila dana sedekah Anda bisa mencukupi kebutuhan mereka yang Anda sebutkan, maka akan lebih baik kalau semua dipenuhi kebutuhannya

Sebagai parameter untuk menentukan prioritas adalah kebutuhan, kalau semua butuh, maka prioritasnya adalah saudara kandung muslim yang miskin.

Kemudian orang muslim yang miskin/janda atau bukan janda sama saja.

Baca juga: Demokrat Jadi Kekayaan Intelektual Pribadi, SBY Dikritik: Kenapa Tak Dirikan Partai Yudhoyono Saja

Untuk yang sudah berkecukupan, apabila dia minta, maka kita tidak boleh untuk memberinya.

Apabila tidak meminta, maka kita boleh untuk memberinya sebagai hadiah

Demikian, semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan ridho-Nya.

Wallahu a'lam bishshawaab. (*)

Sumber: Konsultasi Syariah Bimas Islam Kemenag

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved