Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Perawat Dianiaya

Fakta Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien, Pelaku Tipu Korban dan Bos Rumah Sakit

Fakta baru aksi penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang. Pelaku pria berbaju merah mengaku dirinya oknum polisi.

Editor: Frandi Piring
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Fakta Perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang Christina Ramauli S dianiaya keluarga pasien ruangan IPD 6 di kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta kasus penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang yang dianiaya keluarga pasien.

Aksi penganiayaan keluarga pasien kepada perawat wanita inisial CRS itu viral setelah rekaman videonya beredar.

Perkara berlanjut di ranah hukum dan kasus tengah ditangani pihak kepolisian.

Terbaru, fakta terungkap, pelaku pria berinisial JT ternyata berbohong kepada korban saat penganiayaan dilakukannya.

Melansir Kompas.com, JT, pelaku penganiayaan terhadap CRS, perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, sempat mengaku sebagai polisi.

Pengakuan tersebut dikatakan JT saat dirinya hendak dilerai oleh seorang keluarga pasien lainnya yang ternyata adalah polisi.

Kolase foto tangkapan layar video Detik-detik Polisi Jemput Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya.
Kolase foto tangkapan layar video Detik-detik Polisi Jemput Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya. (Akun Instagram @lambe_turah)

Direktur Utama Keperawatan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Benedikta Beti Bawaningtyas mengatakan,

saat JT mengamuk, pihak keamanan rumah sakit dan perawat yang lain sempat melerai.

Bahkan, ponsel seorang satpam yang merekam aksi tersebut sempat dilempar oleh pelaku.

Melihat kejadian itu, keluarga pasien lain yang ada di sebelahnya sempat melerai dan mencegah JT agar tidak membuat kegaduhan.

"Jadi kebetulan ada polisi juga yang keluarganya dirawat.

Begitu datang polisi itu membantu, pelaku ini juga mengaku sebagai polisi," kata Benedikta saat menggelar konferensi pers, Jumat (16/4/2021).

Bukan anggota polisi

Menurut Benedikta, manajemen RS Siloam sempat melakukan penelusuran terkait identitas JT.

Hasilnya, diketahui bahwa JT bukan seorang polisi seperti yang diakui oleh pelaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved