Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Sabtu 17 April 2021, Yohanes 21:13-14 : Yesus Melayani, Bukan Dilayani

Kita harus jadi teladan dalam hal melayani, sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Kristus karena keteladanan kita.

Editor: Aldi Ponge
WWW.THOUGHTCO.COM
Renungan 

Tak cukup memberkati saja, Yesus melanjutkan dengan melayani mereka.

Adakah kita demikian? Mau melayani, bukan dilayani? Benarkah kita melakukan itu? Bisakah kita melayani anak buah kita? Bahkan sebelum melayani, memberkati mereka lebih dahulu.

Itulah Yesus. Dia Tuhan, Pencipta dan Penguasa alam semesta. Dia Pemilik kehidupan kita.

Tapi, Dia malah melayani umat-Nya. Bahkan bukan hanya melayani, tapi Dia berkorban nyawa dan hidup-Nya untuk kita manusia yang sesungguhnya sangat tak pantas dan tak layak karena pelanggaran kita.

Kita adalah pengikut Kristus. Kita umat tebusan-Nya. Maka, sudah sepantasnya dan seharusnya kita mengikuti teladan dan pengajaran-Nya.

Layanilah sesama, jangan menunggu dilayani apalagi meminta dilayani dan terlena dilayani. Itu bukan karakter dan ciri khas orang Kristen.

Jika kita ingin jadi pemimpin, maka kita harus melayani. Kita harus saling mendahului dalam melayani dengan hati yang tulus dalam kehambaan seperti Kristus.

Cobalah mulai dari rumah. Kita layani orang-orang di rumah, bahkan pelayan yang ada di rumah kita, layanilah mereka.

Demikian di tempat kerja atau usaha kita. Jangan keraskan hati. Jangan dimakan gengsi, dan jangan jatuh oleh keangkuhan dan kedegilan hati, karena ketiadaan kerendahan hati dalam diri kita.

Maka layanilah dengan sungguh, seorang akan yang lain. Itulah yang dikehendaki Kristus dari kehidupan kita.

Keluarga Kristen harus memulai menunjukkan keteladanan dalam hal melayani, di rumah kita sendiri.

Selanjutnya, di lingkungan kita masyarakat di mana kita berada, di tempat kerja dan di sekolah bahkan di mana saja.

Jika ada orang di sekitar kita yang tidak menunjukkan keteladanan padahal mereka adalah orang Kristen dan pelayan Tuhan, janganlah mengikuti mereka. Tapi juga jangan menghakimi mereka.

Sebab itu hak Tuhan. Tugas kita adalah melayani dalam kehambaan, bukan menghakimi.

Kita harus jadi teladan dalam hal melayani, sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Kristus karena keteladanan kita.

Dengan demikian kita telah menjadi saksi Kristus yang hidup dan menjadi berkat bagi banyak orang. Amin

Doa: Tuhan Yesus, teguhkan kami agar tetap memiliki hati sebagai hamba dan lebih suka melayani, bukan dilayani. Amin. (Jacried Makalueseng)

Berita Terkait Bacaan Alkitab

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved