Balap Liar Bolsel
Polres Minta Masyarakat Bolsel Laporkan Bila Ada Balapan Liar Disekitar Mereka
Aksi balapan liar tak hanya terjadi diseputaran Ibukota Bolaang Mongondow Selatan. Di Kecamatan Tomini juga.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Ia mengaku sudah memerintahkan aparat desa dan linmas untuk berjaga di jembatan Milangodaa.
"Karena sudah ada keluhan dari masyarakat jadi harus ditindaklanjuti," ujarnya.
Meski begitu, ia meminta agar pihak Kepolisian bisa membantu memberantas aksi ini.
"Baik Polres maupun Polsek, mohon kami dibantu," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bolsel Iptu Nofri Van Umar mengatakan jika sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Posigadan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Posigadan, secepatnya akan ditindaklanjuti," tegasnya.
Tak Ada STNK dan BPKB
Dua motor yang ditahan Polres Bolsel yang adalah barang bukti dari balapan liar, ternyata tak dilengkapi oleh surat-surat.
Kasat Lantas Polres Bolsel Iptu Nofri Van Umar membenarkan hal ini.
Ketika ditemui Tribun Manado, Jumat (16/4/2021), Nofri mengaku jika dua motor tersebut tak dilengkapi oleh BPKP dan STNK.
"Semuanya tak ada surat yang lengkap," ujarnya.
Ia menegaskan untuk mengambil kendaraan yang ada pada pihaknya wajib membawa surat-suratnya.
"Kalau tak ada, maka kami tak akan keluarkan kendaraannya," tegasnya.
Nofri mengaku jika hal ini adalah upaya untuk membuat para pelaku jerah dengan aksi balap liar.
"Supaya mereka kapok," aku dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/balap-liar-membuat-enam-pemuda-di-kabupaten-bolsel-terpaksa-berurusan-dengan-pihak-kepolisian.jpg)