Reshuffle Kabinet
Olly Dondokambey, Kader PAN, Unsur Muhammadiyah Diakomodir di Kabinet Baru Jokowi
Beberapa hari terakhir ini sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju harap-harap cemas.Karena bisa saja tiba-tiba ada pengumuman reshuffle
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Beberapa hari terakhir ini sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju harap-harap cemas. Karena bisa saja tiba-tiba ada pengumuman reshuffle Kabinet dari istana.
Seperti diketahui, isu reshuffle mulai muncul setelah DPR menyetujui dua nomenklatur baru Kementerian dalam Rapat Paripurna, Jumat (9/4/2021).
Yakni penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek menjadi Kemendikbudristek, serta pembentukan Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Adanya perubahan ini menjadi kesempatan bagi Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kabinet sekaligus mengganti beberapa menteri yang dianggap kinerjanya kurang memuaskan.
Kabar berhembus reshuffle Kabinet kali ini akan menambah gerbong masuk ke koalisi pemerintahan. Yakni, dengan masuknya kader Partai Amanat Nasional (PAN) di jajaran menteri. Kemudian masuknya representasi dari Muhammadiyah.
Menariknya, Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey ikut disebut-sebut akan masuk dalam reshuffle Kabinet kali ini. Prestasi selama memimpin sebagai Gubernur Sulut selama ini, dan merupakan satu di antara figur yang dipercaya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri membuat nama Olly mencuat sebagai kader Banteng yang dipercaya Presiden Jokowi masuk dalam jajaran menteri
Terkait hal ini, sejumlah pihak membeberkan nama-nama yang diprediksi akan mengisi dua jabatan baru tersebut.
Baca juga: Salah Lirik, Iis Dahlia Dibela Juri Voice of Indonesia: Teteh Tuh Sambil Jahit Sambil Ngapalin Lagu
Baca juga: Dukung Kerjasama Militer Antara Indonesia-Philipina, Lantamal VIII Bahas Kondisi Perbatasan
Berikut ini nama-nama yang disebut akan menjadi menteri baru Presiden Joko Widodo (Jokowi):
1. Nadiem Makarim

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, memperkirakan Nadiem Makarim akan mengisi jabatan di kementerian baru sebagai Mendikbudristek.
Nadiem yang saat ini menjabat sebagai Mendikbud, dinilai Ngabalin sebagai sosok menteri milenial dan orang berprestasi.
Kedua hal tersebut, kata Ngabalin, sudah pasti diketahui oleh Presiden Joko Widodo.
"Sebetulnya menteri-menteri milenial ini kan Presiden sudah tahu mereka miliki prestasi, termasuk Pak Bahlil, Menteri Mas Nadiem."
"Ini orang-orang berprestasi yang sudah diketahui Presiden, jadi enggak usah ragu," ujarnya, Rabu (14/4/2021).
2. Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadalia yang saat ini menempati kursi jabatan sebagai Kepala BKPM, dinilai Ali Mochtar Ngabalin masih akan dipercaya Presiden Jokowi.
Ngabalin memperkirakan Bahlil akan ditunjuk sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.
Senada dengan Nadiem, Bahlil dinilai Ngabalin sebagai menteri milenial dan orang berprestasi.
3. Asman Abnur

Nama Politisi Senior PAN, Asman Abnur, juga turut disebut akan menjadi menteri baru Presiden Jokowi.
Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, menegaskan posisi partainya sejak awal memang mendukung semua kebijakan pemerintah.
Karena itu, ia mengatakan PAN menyambut baik pembentukan Kementerian Investasi.
"Meskipun kita akan selalu bersuara jernih, akan memberikan masukan sifatnya korektif, masukan konstruktif, dan apa yang disampaikan PAN tentu untuk kepentingan bersama yang positif,” ujar Eddy, Kamis (15/4/2021).
4. Eddy Soeparno

Selain politisi senior, Asman Abnur, nama Sekjen PAN, Eddy Soeparno, juga muncul dalam kandidat yang disebut-sebut akan menjadi menteri baru Jokowi.
Antara Asman ataupun Eddy, satu diantara mereka kabarnya akan mengisi posisi di Kementerian Perhubungan.
5. Abdul Mu'ti

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menilai, Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, layak dipertimbangkan menjadi kandidat menggantikan Nadiem Makarim.
"Rasanya PP Muhammadiyah pasti dukung kalau Prof. Abdul Mu'ti jadi Mendikbudristek,” katanya, Selasa (13/4/2021).
Qodari menambahkan, sudah saatnya Kementerian Pendidikan dikembalikan pada Muhammadiyah yang telah berpengalaman mengelola sekitar 162 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Sementara, berdasarkan data Agustus 2020, Muhammadiyah memiliki jumlah SD, SMP, dan SMA, lebih banyak.
“Itu cocok untuk Muhamadiyah karena Muhammadiyah itu punya Pendidikan Dasar dan Menengah, punya Pendidikan Tinggi."
"Jadi punya skill soal Pendidikan Tinggi,” tandasnya.
6. Bambang Brodjonegoro

Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilai Bambang Brodjonegoro yang kini menjabat Menristek, cocok memimpin Kemendikbudristek.
"Bambang juga cocok karena dia berangkat dari akademisi."
"Namun semua tergantung Jokowi, karena bisa juga menterinya sosok lain," ungkapnya.
Jokowi Belum Minta Pertimbangan
Meski sejumlah nama diisukan akan menjadi menteri baru, Presiden Jokowi hingga saat ini belum meminta pertimbangan pada Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Anggota Wantimpres, Muhammad Mardiono, mengatakan sejauh ini Jokowi baru meminta pertimbangan terkait penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek.
"Belum. Belum ada (presiden minta pertimbangan soal menteri). Kecuali yang penggabungan, ya. Penggabungan itu," kata Mardiono, ditemui di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No.82, Jakarta Selatan, Rabu (14/4/2021).
Ia menambahkan, dirinya tidak bisa berbicara banyak soal isu reshuffle.
Pasalnya, anggota Wantimpres tak terkait dengan masalah tersebut.
"Berhubungan dengan persoalan reshuffle, kan saya Wantimpres, saya tidak di operasional," pungkasnya.
Perkiraan Jadwal Reshuffle
Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat.
Hal ini, menurut Ngabalin, sesuai ciri khas kerja Jokowi yang tak membiarkan pekerjaan berlarut-larut.
"Kalau tidak pekan ini pekan besok, yang pasti tidak lama."
"Kalau Pak Jokowi itu tidak lama-lama, beliau itu kan orang tidak bisa membiarkan suatu urusan berlama lama," ungkapnya, Rabu (14/4/2021).
Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin melalui akun Twitternya, @AliNgabalinNew, mengumumkan Presiden akan melantik dua menteri baru.
Lewat cuitannya, Ngabalin juga mengaku dirinya tak tahu-menahu soal kemungkinan kementerian lain juga diganti.
"Presiden insya Allah akan melantik menteri baru (1) Menteri DIKBUD/RISTEK (2) Menteri Investasi/Kepala BKPM.
Adakah menteri lain yg akan dilantik, kapan & siapa para beliau itu?
Wallahu'alam bisshowaab itu hak prerogatif Presiden & kita tunggu saja.#KabinetIndonesiaMaju," cuitnya, Rabu.
Baca berita Reshuffle Kabinet lainnya
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Taufik Ismail/Dennis Destryawan/Inza Maliana/Vincentius Jyestha Candraditya)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daftar Nama Disebut akan Jadi Menteri Baru Jokowi, Ada Pejabat Lama hingga 2 Kader PAN, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/04/16/daftar-nama-disebut-akan-jadi-menteri-baru-jokowi-ada-pejabat-lama-hingga-2-kader-pan?page=all.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Whiesa Daniswara