Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TNI AL

Dukung Kerjasama Militer Antara Indonesia-Philipina, Lantamal VIII Bahas Kondisi Perbatasan

Danlantamal mengatakan bahwa hubungan kerja sama Indonesia-Philipina telah terjalin dengan baik selama ini.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Lantamal VIII
Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya membuka rapat internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina di Markas Komando Lantamal VIII, Kamis (15/4/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya membuka rapat internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina di ruang serbaguna Markas Komando Lantamal VIII, Kamis (15/4/2021).

Danlantamal mengatakan bahwa hubungan kerja sama Indonesia-Philipina telah terjalin dengan baik selama ini.

"Hal ini dilandasi oleh kepentingan bersama dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan khususnya di wilayah perairan perbatasan kedua negara," ujarnya.

Komite Perbatasan Indonesia-Philipina diketahui menyelenggarakan berbagai kegiatan patroli dan latihan bersama kerap dilaksanakan Angkatan Laut kedua negara ini.

Pada rapat tersebut, Panglima Komando Armada (Pangarmada) II Laksama Muda TNI I Sudihartawan melalui Danlantamal VIII mengatakan bahwa rapat internal kali ini merupakan tindak lanjut dari hasil sidang pertemuan tingkat Ketua Indonesia-Philipina Border Commite (ID-PHBC) XXXVIII tahun 2019.

Pertemuan yang diselenggarakan di Davao Philipina kala itu membahas kondisi Pos Lintas Batas (PLB) di Miangas dan Marore.

Selain itu pertemuan itu juga membahas keberadaan PLO di Tarakan Indonesia dan Indonesia Laison Officer (ILO) TNI di Bungao Philipina. 

“Sebelum melaksanakan pembahasan lanjutan, tinjau kembali dan evaluasi terhadap pelaksanaan hasil pertemuan yang lalu untuk dijadikan acuan dalam menentukan hasil rapat kali ini” ujar Pangarmada II.

Sementara itu Danlantamal VIII selaku Wakil Ketua Delegasi RI-RP BC pada kesempatan tersebut mengajak seluruh peserta rapat untuk dapat memberikan masukan ataupun saran terhadap kondisi dari PLB yang ada.

"Dan kiranya dapat diberikan langsung ke setiap pimpinan tinggi yang ada secara berjenjang, sehingga kiranya dapat dimasukkan dalam agenda Rapat Internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina tingkat pusat," ujar I Wayan Ariwijaya.

Rapat internal ini melibatkan stakeholder terkait diantaranya Dinas Perikanan dan Kelautan, Badan Pengelola Perbatasan, Imigrasi, PUPR dan Bea Cukai jajaran Pemprov Sulut, Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud, Pemda Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Tahuna, serta Bakamla RI Zona Maritim Tengah, Kodam XIII/Mdk dan Korem 131/Stg.

Dua Bocah Lemas dalam Kolam Ikan Koi, Meninggal Setelah Ditemukan, Orangtua Kebingungan

Masih Ingat Nia Daniaty? Cerai dari Farhat Abbas Karena Ogah Poligami, Dijodohkan Dengan Pria Tajir

Masih Ingat Nia Daniaty? Cerai dari Farhat Abbas Karena Ogah Poligami, Dijodohkan Dengan Pria Tajir

4 Artis Tanah Air Jalani Ramadan Sambil Hadapi Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Terbaru Jeff Smith

Berita tentang TNI AL lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved