Reshuffle Kabinet
Nama Berpeluang Jadi Menteri, Pengamat Sebut Reshuffle Kabinet untuk Akomodasi Kepentingan Politik
Presiden Joko Widodo diisukan bakal menggelar reshuffle kabinet atau perombakan kabinet.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo diisukan bakal menggelar reshuffle kabinet atau perombakan kabinet.
Isu ini semakin ramai dibicarakan.
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Sosok Goliath Tabuni, Panglima Tinggi OPM, Atasan Lekagak Telenggen, Mutilasi hingga Tembak Warga
Baca juga: Ternyata Begini Cara Arya Saloka Kurangi Adegan Mesra dengan Amanda Manopo Selama Bulan Ramadan
Baca juga: Raffi Ahmad Bertemu Presiden Jokowi di Istana, Disebut akan Jadi Calon Menteri, Berpesan Nasionalis
TONTON JUGA :
Pengamat Sebut Reshuffle Kabinet untuk Akomodasi Kepentingan Politik.
Isu reshuffle kabinet muncul setelah peleburan Kemenristek dan Kemendikbud, serta pembentukan Kementerian Investasi.
Muncul prediksi adanya perombakan kabinet untuk mengisi pos kementerian baru.
Presiden Jokowi mempunyai wewenang untuk memilih menteri yang akan mengisi pos kementerian.
Publik pun menunggu siapa nama-nama yang akan dipilih Jokowi untuk menempati posisi tersebut.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menyebut reshuffle kabinet dipakai Jokowi untuk mengakomodasi kepentingan politik.
Jokowi disebut ingin mengakomodasi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan itu.
"Pertama, kebutuhan untuk mengakomodasi Partai Amanat Nasional pasca kemenangan Pak Zulkifli Hasan ke Pak Jokowi," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (16/4/2021).