Breaking News:

Berita Talaud

Akibat Cuaca Buruk Nelayan Enggan Melaut, Warga di Pinggiran Pantai Diimbau Waspada 

tepat di wilayah Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud, berpeluang terjadinya gelombang tinggi yang disertai hujan dan angin. 

Ivent Mamentiwalo
Nelayan di Talaud 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Angin kencang disertai hujan deras serta petir terjadi sejak Kamis-Jumat (15-16/4) sampai saat ini di wilayah kabupaten kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dengan kecepatan angin 08 sampai 20 Knot perjam .

Dari data BMKG, untuk wilayah utara Sulawesi, tepat di wilayah Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud, berpeluang terjadinya gelombang tinggi yang disertai hujan dan angin. 

Sesuai Prediksi BMKG untuk wilayah laut utara, Sulawesi per tanggal (16/4/2021) diprediksikan terjadi perubahan cuaca yang disertai angin kencang serta gelombang tinggi.

Demikian dikatakan kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Melonguane Jerusalem Melope ST saat ditemui Tribun Manado Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Penjabat Hukum Tua di Minahasa Utara Semangat Kerja di Hari Pertama

Baca juga: Pengakuan Jessica Iskandar, Trauma Semenjak Berpisah Dengan Richard Kyle, Susah Percaya Cowok Lagi

Baca juga: Nadya Mustika Baru Melahirkan, Belum Sempat Gendong, Rizki DA Tetap Ingin Tes DNA Bayi, Alasannya

"Maka itu dihimbau kepada seluruh warga terutama yang berada di pinggiran pantai, lereng gunung serta di lokasi yang berpeluang terjadi bencana untuk tetap waspada akan Fenomena yang bakal terjadi," ungkap Melope . 

Melope juga mengimbau kepada masyarakat terutama nelayan untuk sementara tidak melakukan aktivitas di laut dikarenakan kondisi laut sedang tidak bersahabat . 

Kepala Syahbandar Melonguane Jerusalem Melope
Kepala Syahbandar Melonguane Jerusalem Melope (Istimewa)

Hal yang sama di katakan Jakobus Nelayan asal Melonguane.

"Akibat dari kondisi tersebut terpaksa para nelayan mengurung niatnya untuk pergi melaut. 

Kami takut untuk pergi melaut dikarenakan kondisi laut saat ini sedang tidak bersahabat dan tinggi gelombang di perairan Talaud diperkirakan mencapai 2 sampai 3 meter ujar, "Jakobus. 

Para nelayan terlebih khusus nelayan tradisional, saat ini hanya bisa pasrah sembari menunggu keadaan kembali membaik untuk bisa melaksanakan aktivitas mereka di laut ( iv)

Baca juga: Resep dan Cara Buat Cendol Hunkwe Pisang, Segar dan Manis, Cocok Untuk Minuman Buka Puasa

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 17 April 2021, Ada yang Tak Bisa Ekspresikan Perasaan ke Kekasihnya

Baca juga: BOCORAN Ikatan Cinta Jumat 16 April 2021: Andin Bersedih Lagi Karena Mama Rosa, Ada Apa?

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Ivent Mamentiwalo
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved