Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Muncul Petisi untuk Gubernur Sulut, Stop Siksa Kucing di Pasar Ekstrem Tomohon, Ada Peringatan WHO

Di dalam video itu terlihat sangat jelas, kucing disiksa dengan cara dicekik, dipukul dan dibakar hidup-hidup untuk dimakan.

ist
Ilustrasi kucing dikurung. 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Untuk kesekian kalinya aktivitas penjualan hewan peliharaan di pasar ekstrem, Pasar Beriman Tomohon, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, jadi sorotan.

Kali ini datangnya dari para pecinta kucing yang menamakan diri Cat Lovers In The World.

Mereka mengirimkan petisi melalui laman change.org untuk disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Dalam petisi bertanggal 10 April 2021 tersebut, para pecinta kucing meminta Gubernur Olly menghentikan aktivitas penjualan kucing di pasar ekstrem Tomohon.

“Tolong bantu kami Pak Gubernur.”

“Stop makan daging kucing dan penyiksaan kucing,” lanjut isi petisi.

Mereka menyebut, petisi tersebut perihal aksi pembantaian kucing di Pasar Tomohon.

“Di dalam video itu terlihat sangat jelas, kucing disiksa dengan cara dicekik, dipukul dan dibakar hidup-hidup untuk dimakan.”

Mereka menyebut, kebiasaan tersebut terjadi sejak lama dan belum ada tindakan apapun untuk menghentikannya.

“Kami pencinta hewan (cat lovers) melihat ini semua sangat miris atas kekejaman ini.”

“Kucing bukan hewan ternak; kucing hewan peliharaan.”

Menurut mereka, untuk menutup kebiasaan menjual daging kucing untuk dimakan, mungkin hal yang sulit tanpa bantuan pihak pemerintah dan pemuka adat setempat.

“Dengan ini sacara resmi melayangkan sebuah petisi, yang di mana inti petisi ini adalah aksi protes ‘stop memakan daging kucing dan penyiksaan terhadap kucing’.

“Kucing bukanlah binatang ternak untuk dikonsumsi, tapi masuk kategori hewan peliharaan.”

Mereka menyatakan desakan tersebut sebagai sesuatu yang serius.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved