Ramadhan 2021
Ternyata Berbohong Tak Membatalkan Puasa Kita Tapi, Simak Penjelasan Berikut
Nah lantas bagaimana jika berbohong dilakukan saat Bulan Suci Ramadhan terlebih saat sedang berpuasa.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi orang yang sudah biasa bohong, berbohong mungkin sudah hal yang biasa.
Tapi bagi mereka yang tak biasa, bahkan tak pernah berbohong, bohong mungkin membuat ada yang mengjanggal untuk mereka.
Nah lantas bagaimana jika berbohong dilakukan saat Bulan Suci Ramadhan terlebih saat sedang berpuasa.
Apakah berbohong menjadi salah satu penyebab batalnya puasa seorang muslim? Berikut penjelasan lengkap dengan doa meminta petunjuk dan kebenaran.
Berbohong menjadi salah satu sifat tercela manusia yang kerap dilakukan.

Meski terlihat sepele nyatanya berbohong menjadi perbuatan yang dianggap biasa bagi pelakunya, semisal berbohong untuk melucu, atau menghindari perkara sederhana.
Berbohong sendiri diartikan dengan melakukan sesuatu tidak sesuai dengan sebenarnya, atau juga palsu.
Sifat tercela ini dilarang Allah SWT seperti yang tertulis pada surat An-Nahl (16:105).
إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَأُوْلـئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta” (QS. An-Nahl [16]: 105).

Lantas apakan berbohong di bulan Ramadhan akan membatalkan puasa?
Menjawab perkara itu, dilansir tribunStyle.com dari Kompas.com menghubungi Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr H Syamsul Hidayat.
Syamsul mengatakan, berbohong atau berdusta di bulan Ramadhan tidak akan membatalkan puasa.
Kendati demikian, berbohong saat bulan Ramadhan seperti saat ini dapat mengurangi pahala puasa.
"Berbohong tidak membatalkan tapi akan mengurangi (pahala), bahkan menggerus nilai puasa hingga nol. Puasanya tetap sah tapi tak bernilai," kata Syamsul.