Perampokan Sopir di Manado
KRONOLOGI Sopir Toko Furniture di Manado Ditikam dan Dikeroyok, Berawal dari Pria yang Ngaku Polisi
Ia diturunkan di tempat sepi, uang hasil penjualan barang di Toko furniture diambil, dirinya dipukuli dan pahanya ditikam.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID - Rahman Rahim pria berusia 26 tahun asal Kelurahan Taas, Manado, Sulawesi Utara ( Sulut ), menjadi korban perampokan dan pengeroyokan.
Diturunkan di tempat sepi, uang hasil penjualan barang di Toko furniture diambil, dirinya dipukuli dan pahanya ditikam.
Sekarang ia harus mendapatkan perawatan medis.
Mendapat jahitan di paha, dan jarum infus di tangan.
Ya Rahman Rahim tumbang.
Baca juga: BREAKING NEWS Sopir Bos Furniture di Manado Dirampok, Uang Diambil, Paha Ditusuk

Ia tak menyangka niatnya mencari keperluan bayi malah berujung luka baginya.
Bagaimana tidak, kini pahanya harus dijahit, dan diperban.
Sopir Toko Furniture di Manado itu mendapat luka tikaman pada Minggu sekitar 01.00 Wita tadi, dari orang yang tak dikenal.
Malam itu, ia dari arah Fresmart Tikala , Manado menuju kompleks pasar 45 untuk membeli keperluan bayi.
Namun karena sudah larut, supermarket itu tentunya sudah tutup.
Ia kemudian berputar lewat Calaca Kalimas pelabuhan Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Namun dalam perjalanannya, ia merasa sedari pasar 45, ia diikuti oleh pria yang mengendarai motor.
Benar saja, saat di Kalimas, mobil yang dikendarai Rahman dicegat oleh pria di motor tadi.
Pria itu mengaku sebagai polisi.
Pria itu kemudian memeriksa Rahman.