Berita Bitung
Indah Langsung Naik, Tak Taunya Harus Ambil Tiket Dulu
Pemerinah Kota Bitung melaksanakan peresmian atau launching Terminal Tipe A Tangkoko Bitung sebagai Terminal Serasa Bandara.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pengguna jasa angkutan kota dalam provinsi, dalam hal ini mobil Bus masih minim informasi terkait sistem yang baru di Terminal Tipe A Tangkoko Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Kecamatan Matuari Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Dari hasil wawancara beberapa penumpang, banyak yang belum tersosialisasi tentang sistem tiket yang harus di ambil lebih dulu sebelum naik ke mobil Bus, tujuan Kota Manado.
"Sempat tidak tau kalau sebelum naik ke mobil bus harus ambil tiket dulu, sehingga begitu tiba di terminal langsung hendak baik ke Bus karena biasanya seperti itu," kata Indah Sunge warga Girian saat diwawancarai tribunmanado.co.id, Sabtu (10/4/2021).
Disaat bersamaan Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XXII Provinsi Sulut.
Bersama pemerintah Provinsi Sulut, Pemkot Bitung, forkompimda Provinsi Sulut dan Kota Bitung melaksanakan peresmian atau launching Terminal Tipe A Tangkoko Bitung sebagai Terminal Serasa Bandara.
Lanjut Indah Sunge, agar benar-benar seperti bandara, harus di sosialisasikan mengenai teknis atau alur yang harus dilakuan penumpang ketika tiba di terminal.
Apa yang harus dilakukan seperti mengambil tiket, duduk di ruang tunggu hingga baik ke bus.
Ini juga menurut Indah agar masyarakat atau penumpang bisa tau, dan tidak keliru ketika berada di terminal tipe A Tangkoko.
Secara keseluruhan perempuan berparas ayu ini menilai, Terminal Tipe A Tangkoko Bitung sebagai Terminal Serasa Bandara sudah bagus.
"Memang sudah seperti bandara, menandakan kota Bitung makin maju. Pelayanannya, sistem antriannya sebelum naik ke mobil bus. Dulu penumpang tiba di terminal langsung naik dan kemudian ada ruang tunggu sudah bagus," tandasnya.
Ima Sarasa warga Kelurahan Kakenturan Kecamatan Maesa Kota Bitung, malah mempertanyakan kepada pemerintah sampai kapan pemberlakuan tarif satu penumpang bayar dua orang.
"Saat ini tarif dari Bitung rp 20 ribu, dari tarif awal rp 10 ribu. Katanya ini karena covid 19 sehingga didalam bus penumpangnya tidak full," kata Ima Sarasa.
Terkait dengan keberadaan Terminal Serasa Bandara masih 80 persen, meski secara keseluruhan Ima Sarasa melihat sudah maksimal pelayanan di Terminal, saat penumpang tiba di pintu masuk ada alat untuk mengambil tiket yang diarahkan petugas.
Selain itu Terminal Tipe A Tangkoko saat ini sudah bersih, ketimbang kondisi Terminal pada beberapa tahu silam.
Iswani Damopolii warga Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian, melihat Terminal Tangkoko saat ini memang sudah seperti bandara.