Breaking News:

Bupati Minahasa Royke Roring Wakili Indonesia di Webinar Kepala Daerah Pesisir

Wbinar diikuti kepala daerah pesisir dari lima negara, yakni Indonesia, Filipina, Mozambik, Brasil dan Honduras.

Dokumentasi Pemkab Minahasa
Bupati Minahasa Royke O Roring mengikuti webinar Jejaring Global Ke-2 Kepala Daerah Pesisir Dunia, Selasa (6/4/2021). 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Minahasa Royke Octavian Roring turut menjadi wakil Indonesia dalam webinar Jejaring Global Ke-2 Kepala Daerah Pesisir Dunia, Selasa (6/4/2021).

Dalam rilis Pemkab Minahasa disebutkan, Bupati Roring mengikuti kegiatan tersebut dari rumah dinas.

Selain Bupati Minahasa, Bupati Buton yang diwakili Kepala Bappeda juga menjadi peserta dari Indonesia.

Webinar yang dimotori lembaga nirlaba internasional, Rare, tersebut digelar secara daring dan diikuti kepala daerah pesisir dari lima negara, yakni Indonesia, Filipina, Mozambik, Brasil dan Honduras.

Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara Steve Box selaku Managing Director Rare dan Senior Director for Programmatic Policy and Government Engagement Rare Indonesia, Arwandrija Rukma.

Keduanya berterima kasih dan mengapresiasi yang tinggi atas partisipasi Bupati Minahasa pada kegiatan itu.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Roring mengatakan terbentuknya jaringan global para kepala daerah pesisir ini punya satu visi yang sama dalam hal melestarikan ekosistem laut yang bermuara pada manfaat yang dinikmati masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan.

“Dengan adanya jejaring global ini, kami kepala daerah di pesisir jadi punya wadah berdiskusi dalam pengembangan dan pengelolaan ekosistem laut secara berkelanjutan,” kata Bupati Roring.

“Sebelumnya juga sudah ada pertemuan tahap pertama yang juga kami ikuti pada November 2020 lalu," lanjut dia.

Turut mendampingi Bupati Roring dalam webinar tersebut, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wenny Talumewo, Kepala Bappelitbangda Philip Siwi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lendy Aruperes, Kabag Prokopim Johnny Tendean dan Kabag Umum Lona Wattie. (*)

Baca juga: Potret Momen Memalukan Pencopotan Makhota Mrs Srilanka, Lantaran Pemenangnya Ternyata Janda

Baca juga: Kisah Tragis Para Nyai di Era Belanda, Inspirasi Film Si Manis Jembatan Ancol

Baca juga: Pesan Terakhir Tien Soeharto Sebelum Meninggal, Sudah Cukup, Aku Mau Pergi

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved