Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Sosok

Masih Ingat Stephan Lichtsteiner, Mantan Pemain Juventus? Kini Alih Profesi jadi Tukang Jam

Mantan pemain Juventus yang saat ini banting setir menjadi 'tukang' jam.

Editor: Alexander Pattyranie
MARCO BERTORELLO/AFP
Bek Juventus, Stephan Lichtsteiner (kiri), merayakan kemenangan timnya atas Bologna bersama kiper Gianluigi Buffon, Sabtu (5/5/2018) di Allianz Stadium, Turin. 

Meski kontras dari predikat dirinya yang pernah menyandang status atlet olahraga sepak bola.

Namun jika melihat Swiss sebagai salah satu negara yang dikenal dengan produk jam tangannya, adalah hal yang wajar pekerjaan tersebut jadi pilihan Lichtsteiner.

Dilansir laman ESPN, ia saat ini sedang menjalani magang selama enam bulan di sebuah perusahaan jam tangan di Zurich, Maurice de Mauriac.

Pemilik 108 caps bersama Timnas Swiss itu memiliki alasan lain mengapa terjun di dunia yang berkebalikan dengan profesi sebelumnya sebagai pemain sepak bola.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang produktif,” ujar Lichtsteiner menjelaskan

“Jika Anda seorang bankir, Anda dapat melakukan itu sepanjang hidup Anda,

tetapi jika Anda adalah pesepakbola setelah mencapai usia pertengahan 30-an, Anda harus mencari hal lain untuk dilakukan,” imbuhnya menambahkan.

Pria berusia 37 tahun itu mengakui bahwa ia membuat jam tangan untuk dijual dan hasilnya digunakan untuk amal.

Hingga saat ini, Lichtsteiner belum memutuskan apakah nantinya pekerjaan membuat jam akan menjadi profesi tetapnya atau sebaliknya.

Sedangkan pemilik dari perusahaan magang Lichtsteiner, Leonard dan Massimo Dreifuss mengaku senang atas bergabungnya eks pemain Juventus itu sebagai pegawai magang.

Photo shared by <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/stephan-lichtsteiner' title='Stephan Lichtsteiner'>Stephan Lichtsteiner</a> on January 22, 2018 tagging @juvefanpage, @juventus, and @insta__juve. May be an image of 2 people and people playing soccer.

Foto : Lichtsteiner saat masih di Juventus. (Instagram)

"Kami memiliki banyak orang yang melamar, tetapi Stephan adalah yang paling antusias," tegas Leonard Dreifuss.

Sedangkan sang CEO, Massimo Dreifuss mengaku telah mempersiapkan proyek jangka panjang bersama pria yang pernah membela Arsenal itu.

"Kami bertujuan untuk kemitraan jangka panjang dan akan bergerak selangkah demi selangkah."

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved