Nasional
Kisah Dua Mantan Teroris, Didoktrin Hingga Tak Takut Mati, Sofyan Sampai Mundur Dari Polisi
Dua mantan teroris membagikan pengalaman pahit saat masih tergabung dalam kelompok terorisme.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terorisme belakangan mulai menjamur di Indonesia, terlihat dari beberapa aksi tero yag terjadi belakangan.
Ada teroris yang meninggal dunia, namun ada yang berhail ditangkap hidup-hidup.
Ternyata, tak sedikit juga teroris yang tobat, bahkan menjadi motivator agar tidak terlibat dalam jaringan teroris.
Dua mantan teroris membagikan pengalaman pahit saat masih tergabung dalam kelompok terorisme.
Dilansir TribunWow.com, Nasir Abbas bahkan nyaris mati saat berusaha melawan polisi.
Baca juga: Sosok AKBP Usman, 27 Tahun Tinggalkan Rumah Karena Tolak Dinikahkan, Bongkar Pekerjaan Lewat Foto
Berbeda dari Nassir Abbas, Sofyan Tsauri dulu rela keluar dari kepolisian demi menjadi seorang teroris.
Hal itu diungkapkan keduanya dalam acara DUA SISI tvOneNews, Kamis (1/4/2021).
Mulanya, Nasir Abbas menceritakan pengalaman pahitnya saat nyaris mati saat dikepung polisi.
Ia bahkan berani mencoba merampas senjata polisi kala itu.
"Kita siap mati, sampai waktu saya ditangkap pun saya lawan polisi," ucap Nasir.
Baca juga: Mertua S Terduga Teroris Kaget Menantu Ditangkap Densus 88, Riyati : Selama Ini Hanya Jualan
"Enam polisi todong senjata ke saya dan saya berusaha melawan dengan mengambil senjata polisi."
"Tapi Allah tidak takdirkan saya mati," sambungnya.
Nasir menambahkan, dulu, ia selalu menyemangati kawan sesama teroris saat merasa takut mati.
"Saat di medan pertempuran kan ada yang takut, tidak semua orang berani angkat senjata."
"Saya kasih semangat 'Nanti kalau kamu mati, kamu masuk surga'," kata Nasir.
Baca juga: Mbak You Bongkar Rahasia Vicky Taklukkan Puluhan Wanita, Hingga Nikah 25 Kali, Punya Aura Tersendiri