Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jumat Agung dan Paskah

236 Polisi Kawal Perjamuan Kudus Memperingati Jumat Agung di Minahasa Selatan

Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) mengerahkan 236 anggota polisi menjaga ibadah Jumat Agung di Kabupaten Minsel, Provinsi Sulut

Penulis: Rul Mantik | Editor: David_Kusuma
Istimewa
236 Polisi Kawal Perjamuan Kudus Memperingati Jumat Agung di Minahasa Selatan 

Laporan Kontributor Tribun Manado Rul Mantik

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) mengerahkan 236 anggota polisi menjaga ibadah Jumat Agung di Kabupaten Minsel, Provinsi Sulawesi Utara.

Ratusan petugas ini disebar di seluruh Gereja se-Minsel sejak pagi, Jumat (2/4/2021). Ibadah Jumat Agung pun berjalan aman.

"Ada 236 personel Polres Minsel yang ditugaskan untuk pengamanan ibadah Jumat Agung, hari ini," kata AKBP Norman Sitindaon, Kapolres Minsel, Jumat siang tadi.

Baca juga: Kikav XIII Merdeka Gelar Pekan Olahraga dengan Body Contest

Baca juga: Cerita Wanita Cantik Asal Tondano Indryany Carolina Pengerapan Terkait Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Istri Selingkuh dengan Aparat Keamanan saat Suami Sakit-sakitan, Kini Selingkuhannya Bunuh Diri

Pengamanan Jumat Agung oleh Polres Minsel, juga ditopang Kodim 1302 Minahasa.

Besarnya wilayah pengamanan yang mencapai 439 gereja, membuat Tentara dari Kodim 1302 Minahasa harus berkoordinasi dengan Polres Minsel.

Pengamanan yang cukup ketat ini membuat jemaat yang ikut ibadah di Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, merasa aman.

Baca juga: Umat Muslim Tomohon Jaga Gereja Saat Pelaksanaan Ibadah Jumat Agung

Baca juga: Kisah Pilu 2 Mantan Teroris Dicuci Otak, Nyaris Tewas Melawan Aparat: Allah Tak Takdirkan Saya Mati

Baca juga: Sosok Donna Rosamayna, Wanita di Balik Popularitas Andin dan Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta

"Kami benar-benar merasa aman. Keberadaan petugas kepolisian dan TNI membuat jemaat tenang saat mengikuti ibadah," aku Michel Sumarauw, anggota Jemaat GMIM Tondei.

Menurut Kapolres Minsel, Norman Sitindaon, pengamanan di Kabupaten Minsel dilaksanakan dengan konsep terbuka.

Personel berseragam dinas dilengkapi peralatan teknis TNI/Polri, serta didukung kegiatan pengamanan tertutup dari fungsi Intelijen.

Baca juga: SOSOK Felicia Hutapea Putri Hotman Paris yang Berdebat dengan Luna Maya, Kini Jadi Sorotan Netizen

Baca juga: Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Disperindag Bolmut Pastikan Harga Bapok Aman

Baca juga: Kabar Terbaru Rita Gaviola, Dulu Mengemis di Jalan, Kini Makin Cantik & Sukses Jadi Model Terkenal

"Pengamanan digelar secara terbuka dengan anggota berseragam lengkap, serta pengamanan tertutup dari fungsi intelijen," ungkap Norman Sitindaon.

Ditegaskan Norman, dia tidak mau under estimate menghadapi setiap potensi gangguan Kamtibmas perayaan pada Jumat Agung tadi.

"Pelibatan personel skala besar ini sebagai bentuk konsistensi sikap kita selaku aparat penanggungjawab keamanan,

yang tidak mau underestimate atau tidak menganggap enteng akan setiap potensi gangguan Kamtibmas yang ada,

termasuk aksi teror pada perayaan Jumat Agung," tandas Norman saat memantau langsung pengamanan di Gereja Katolik Kebangkitan Kristus, Amurang.

Baca juga: Istri Selingkuh dengan Aparat Keamanan saat Suami Sakit-sakitan, Kini Selingkuhannya Bunuh Diri

Baca juga: Mbak You Bongkar Rahasia Vicky Taklukkan Puluhan Wanita, Hingga Nikah 25 Kali, Punya Aura Tersendiri

Baca juga: Sosok Donna Rosamayna, Wanita di Balik Popularitas Andin dan Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved