Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mabes Polri Diserang Teroris

Kesamaan Isi Surat Wasiat Terduga Teroris di Makassar dan Mabes Polri: Minta Keluarga Jauhi Riba

Surat wasiat milik Zakiah itu kemudian dikaitkan dengan surat wasiat yang ditulis oleh pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar lalu

Istimewa
Surat wasiat Zakiah Aini (26) pelaku terduga teroris penyerangan Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) beredar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sejumlah kesamaan isi surat wasiat terduga teroris di Makasar dan di Mabes Polri.

Surat Wasiat terduga teroris di Mabes Polri beredar di media sosial.

Surat wasiat yang ditulis oleh Zakiah tersebut, mendapatkan sorotan luas.

Kolase foto terduga teroris ditembak mati di depan Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).
Kolase foto terduga teroris ditembak mati di depan Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). (TWITTER)

Seperti diketahui, sebelum melakukan aksi penyerangan Mabes Polri itu, Zakiah Aini telah meninggalkan surat wasiat untuk keluarganya.

Surat wasiat milik Zakiah itu kemudian dikaitkan dengan surat wasiat yang ditulis oleh pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa hari sebelumnya.

Yang menarik, surat wasiat yang dibuat oleh para pelaku ini memiliki pesan utama yang serupa.

Hal inilah yang kemudian menjadi pembicaraan hangat di media sosial.

Terduga Teroris Zakiah Aini Kerap Gonta-ganti Nomor, Orang Tuanya Bahkan Tak Tahu Nomor Handphonenya

Dirangkum TribunBanten.com dari berbagai sumber, surat wasiat yang ditinggalkan Lukman, pelaku pemboman Gereja Katedral Makassar berisi 3 poin utama.

Yang pertama, pelaku meminta maaf kepada keluarga dan memohon pamit.

Lukman menyebutkan telah mantap dengan apa yang dia yakini dan akan melakukan apa pun agar mendapatkannya.

Kedua, ia meminta keluarga untuk menjauhi riba.

Dan yang ketiga adalah pesan untuk keluarga agar selalu menjaga satu sama lain dan tidak meninggalkan ibadah.

Begitu juga dengan surat wasiat yang ditinggalkan ZA untuk keluarga.

ZA meminta maaf kepada kedua orangtua dan kakak kandungnya.

ZA juga meminta kepada orangtua untuk menghindari riba, serta meminta keluarga agar tidak meninggalkan ibadah.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved