Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan, Pengendara Motor Naik Vario Tewas, Korban Hendak Menyalip Mobil di Jalanan Menurun
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada kemarin kemarin hari Selasa.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada kemarin kemarin hari Selasa.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia.
Baca juga: Aktor Tampan Reza Rahardian Takut Disuntik, Saat Akan Jalani Vaksin Covid-19
Baca juga: Libur Paskah di Grand Luley Manado, Bayar Rp 1,1 Juta Bisa Nginap 2 Malam
Baca juga: Mulai Besok Tak Ada Lagi WFH, ASN dan THL Pemkab Bolmong Masuk Kerja
Foto: ilustrasi kecelakaan (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)
Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia kembali terjadi pada Selasa (30/3/2021) hari ini.
Tepatnya di Jalan Poros Samarinda-Bontang, persis di jalan menurun dekat balai rehabilitasi BNN Tanah Merah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Motor jenis matik merek Honda Vario KT 6639 SC berwarna putih yang ditunggangi Suyanto (35), korban meninggal dunia pada insiden ini, diketahui warga Jalan Serayu RT. 22 Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.
Dia berusaha menyalip sebuah minibus namun mengalami benturan dan tidak bisa menghindari kecelakaan.
Mobil minibus merek Toyota Innova KT 1761 BL berwarna silver sendiri dikendarai oleh Shohibul Yasa (35) warga Jalan Ringroad Satu Gang Lia RT. 48 No. 85, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, ringsek pada bagian depan akibat benturan dengan sepeda motor korban.
Kasatlantas Polresta Samarinda Kompol Ramadhanil melalui Kanit Lakalantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdikawati menjelaskan, kesimpulan jajarannya setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada sore tadi.
Sebelum terjadi kecelakaan lalulintas, sepeda motor yang dikendarai korban berjalan di jalan poros Samarinda-Bontang dan hendak menyalip mobil minibus yang berada di depannya tepat di jalan menurun.
"Pengendara motor datang dari dari arah Samarinda menuju Bontang, selanjutnya sepeda motor menyalip mobil yang berada di depannya dengan mengambil lajur sebelah kanan atau dalam posisi lawan arah," sebut Ipda Henny Merdikawati.
Dilanjutkannya setibanya di TKP, sepeda motor yang ditunggangi Suyanto hendak kembali kelajur sebelah kiri.
Namun, karena ruang gerak tidak cukup ketika hendak mendahului mobil minibus, akhirnya terjadi benturan.