KEK Likupang
2000 Peserta Mancanegara Ikut Secara Virtual Dualthon Likupang, Top Eksekutif Juga Ambil Bagian
Dikabarkan ada 2000 peserta virtual dari mancanegara. Peserta offline mencapai 100. Lima puluh diantaranya berasal dari luar Sulut.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Mata dunia akan tertuju di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu (3/4/2021) ini.
Dunia akan menyaksikan event Duathlon, yakni bersepeda dan lari, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.
Dikabarkan ada 2000 peserta virtual dari mancanegara. Peserta offline mencapai 100. Lima puluh diantaranya berasal dari luar Sulut.
Rute lomba kali ini cukup menantang. Peserta akan bersepeda dari Novotel Manado menuju Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur.
Kemudian dari Marinsow, akan lari sejauh hampir tiga kilo menuju Pantai Paal.
Sepanjang perjalanan, peserta akan dimanjakan dengan alam likupang yang eksotik.
Mencicipi kue dan makanannya, melihat dari dekat keramahan warga yang heterogen, berbagai kerajinan tangan serta kesempatan jadi tamu pertama di Home Stay.
Iven tersebut adalah yang pertama dari series di lima lokasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Penyelenggaranya adalah Pemprov Sulut, Pemkab Minut bekerjasama dengan MASATA Sulut.
Ini bakal menjadi pembuka megah bagi kebangkitam iven pariwisata yang lesu darah di masa Covid 19.
Bupati Minut Joune Ganda membeber, iven tersebut akan memberlakukan protokol Covid 19 ketat.
"Lomba memakai prokes ketat," ujarnya.
Dia mengatakan, para peserta tidak akan dilepas sekaligus. Tapi secara bertahap untuk menghindari kerumunan.
Sebut Joune, event tersebut bertujuan mengangkat kembali sektor pariwisata yang terpuruk di masa pendemi.
"Pariwisata andalan kita untuk pulihkan ekonomi," ujarnya.
Ketua MASATA Sulut Dino Gobel membeber sejumlah top eksekutif ikut serta.