Kebakaran
Tengah Malam Warga Demo Protes Bau Gas & Minyak Lalu Ledakan Terjadi, Kilang Pertamina Terbakar
Update info ledakan dan kebakaran kilang minyak Pertamina di Balongan. Satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
"Semalam kita ribut-ribut dengan Pertamina itu kan, kita minta pertanggungjawaban. Demo karena (warga) pada sakit kan, sesak (menghirup udara yang terkontaminasi gas dan minyak)," ungkap Alex.
Siaga
Hingga semalam, para petugas gabungan TNI-Polri masih bersiaga di pintu masuk Pertamina RU VI Balongan. Bahkan, sejumlah petugas tampak menenteng senjata laras panjang, mengenakan helm, dan rompi antipeluru.
Sejumlah kendaraan hilir mudik memasuki kompleks Pertamina RU VI Balongan. Mulai kendaraan dinas TNI - Polri, pemadam kebakaran, dan lainnya.
Arus lalu lintas juga dialihkan sementara karena lokasi tangki yang terbakar berada dekat jalan umum yang kerap dilintasi warga.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan, kebakaran berawal dari adanya rembesan di salah satu tangki.
"Saat rembesan itu dalam penanganan, ada petir yang menyambar," ujar Kapolda.
Namun, kata Kapolda, pihaknya belum dapat memastikan apakah kebakaran tersebut disebabkan sambaran petir atau hal lain.
"Hal itu nanti akan ditindaklanjuti penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.
Dugaan bahwa kebakaran dipicu sambaran petir juga diungkapkan Corsec Subholding Refining and Petrochemical Pertamina, Ifky Sukarya.
“Saat itu sedang hujan besar dan diduga ada petir,” kata Ifky.
Pasokan Aman
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, sejumlah langkah telah mereka lakukan untuk mencegah penyebaran api. Pertamina, kata Nickce, telah mematikan kilang.
"Ini agar arus minyak berhenti dan mencegah perluasan kebakaran," ujarnya.
Kompleks kilang Balongan merupakan kilang keenam dari total tujuh yang dimiliki oleh Pertamina. Kilang ini memiliki fungsi untuk mengolah minyak mentah (crude oil) menjadi produk Bahan Bakar Minyak (BBM), non-BBM, dan petrokimia.