News
Masih Ingat Ali Imron, Teroris Bom Bali 1? Jelaskan Tujuan Teroris, Ngadu Tanya Kapan Dirinya Bebas
Teror bom di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/21) hebohkan publik, Ali Imron pernah jelaskan tujuan teroris lakukan bom bunuh diri.
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat terpidana kasus Bom Bali I, yakni Ali Imron?
Di tengah suasana pasca bom bunuh diri suami istri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/21),
teringat pernyataan eks teroris Ali Imron terkait tujuan dan maksud bagi mereka yang melakukan teror dalam bentuk pengeboman.
Baca juga: Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Tulis Surat Siap Mati ke Orangtuanya
Pada kesempatan kala itu, Ali Imron menjelaskan cara kerja para teroris untuk melakukan serangan teror.
Ali Imron mengatakan bahwasanya para teroris itu memang suka dengan kerusuhan dan kericuhan.
(Foto: bom Bali 1 tahun 2002. Aksi teror kelompok Ali Imron./Youtube)
Maksudnya, sebagai mantan teroris, Ali Imron mengimbau agar tidak memberi ruang terhadap teroris dan penganut paham radikalisme.
Ali Imron lantas menjabarkan alasan terjadinya aksi terorisme di Indonesia. Yaitu para teroris tujuannya ingin membentuk negara Islam.
Pernyataan itu diungkap Ali Imron dalam acara Indonesian Lawyers Club TV One edisi “Misteri Penusuk Wiranto” 2019 lalu.
Rekaman pernyataan Ali Imron itu ditayangkan lagi pada beberapa bulan yang lalu,
tepatnya tanggal 30 November 2020 di kanal Youtube ILC, kala itu lagi ramai peristiwa terorisme di Sigi, Sulawesi Tengah,
yang didalangi oleh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di wilayah Poso.
Menurut Ali Imron sendiri, teroris itu—baik Al-Qaeda maupun ISIS, memiliki dua tujuan yang sama.
Pertama, para teroris ingin mendirikan negara Islam.