Breaking News:

Garuda Indonesia Berikan Diskon 25 Persen untuk Pengiriman 14 Komoditas Pertanian

Fasilitas direct call yang disediakan pemerintah bekerja sama dengan Garuda Indonesia belum dimanfaatkan maksimal pelaku usaha.

Tribun Manado / Fernando Lumowa
Proses loading komoditas ke pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Ekspor langsung dari Manado ke Jepang masih didominasi komoditas perikanan.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Garuda Indonesia fokus menjadikan Manado sebagai hub di Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk ekspor ke Jepang.

"Manado punya banyak keunggulan. Salah satunya jarak yang dekat," ujar Sonny Syahlam, General Manager Garuda Indonesia Tokyo, Senin (29/03/2021).

Sonny bilang, fasilitas direct call yang disediakan pemerintah bekerja sama dengan Garuda Indonesia belum dimanfaatkan maksimal oleh pelaku usaha.

"Sejauh ini, kuota bagasi yang terisi baru 55 persen sejak awal direct call dibuka," jelas Sonny.

Katanya, rata-rata tingkat keterisian direct call Manado-Tokyo 15 persen. Sementara kapasitas muat mencapai 32 ton sekali jalan.

Terkait itu, untuk mendorong ekspor langsung ke Jepang, Garuda Indonesia memberikan disko khusus bagi komoditas pertanian.

"Garuda Indonesia memberikan diskon 25 persen untuk 14 komoditas pertanian," jelasnya.

Sementara, General Manager Garuda Indonesia Manado, Vonny Pinontoan mengatakan, Garuda memberikan harga khusus untuk pengiriman komoditas ke Jepang.

Diketahui, adanya direct call ini, pelaku usaha mendapatkan harga freight Rp 23 ribu per kilogram.

Vonny menjelaskan, hingga Rabu (24/03/2021) lalu, sudah 26 kali dilakukan pengiriman ke Jepang.  "Total volumenya mencapai 404.785 ton," jelasnya.

Ia bilang, volume ekspor fluktuatif karena masih sangat bergantung pada komoditas perikanan seperti tuna. "Angka tertinggi 26.970 kilogram pada 6 Januari lalu," jelasnya.

Awal tahun ini, Vonny bilang, volume ekspor langsung ke Jepang menunjukkan tren peningkatan. "Semoga tren ini bertahan dan meningkat," katanya.

Katanya, beberapa keuntungan direct call dari Manado ke Jepang ialah waktu pengiriman lebih singkat, hanya 5,5 jam.

Sebelumnya, via Jakarta atau Bali bisa mencapai 11 hingga 24 jam. "Dengan waktu pengiriman yang lebih cepat, kualitas produk lebih baik dan harga lebih tinggi," katanya. (*)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved