Breaking News:

Berita Manado

Direct Call dari Manado ke Jepang Sumbang Devisa 3,44 Juta Dollar AS

Cerah Bangun mengatakan, hingga minggu ketiga Maret 2021, direct call ke Jepang menyumbangkan devisa Rp 3,44 juta dollar AS.

Tribun manado / Ryo Noor
Cerah Bangun, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID --  Ekspor langsung (direct call) ke Jepang memberi kontribusi besar kepada daerah.

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (BC Sulbagtara), Cerah Bangun mengatakan, hingga minggu ketiga Maret 2021, direct call ke Jepang menyumbangkan devisa Rp 3,44 juta dollar AS.

"Dengan total volume 402 ton," ujar Cerah kepada Tribun Manado, Senin (29/03/2021).

Ia menjelaskan, khusus dari Sulut sendiri total komoditas yang diekspor langsung ke Jepang mencapai 215 ton dengan nilai devisa 1,652 juta dollar AS.

Volume pengiriman tertinggi tercatat sebesar 26,9 ton dan terendah 5,7 ton. Sementara untuk komoditas dari Sulut, volume tertinggi 14,1 ton dan terendah 4,4 ron.

"Rata-rata volume pengirinan dari Sulut mencapai 8,3 ton. Jumlah itu setara 46 persen dari total volume yang ada," ujarnya.

Melihat data yang ada, Cerah bilang direct call dari Manado ke Jepang belum maksimal. "Karena tingkat keterisiannya belum sampai 75 persen," jelasnya.

Katanya, hal ini karena belum dimaksimalkannya interkoneksi di KTI dengan  Manado.

Beberapa wilayah yang belum terkoneksi lain dengan Manado, yakni Palu, Luwuk, Manokwari dan Jayapura.

Terkait itu, Cerah bilang, Sulut memang punya peluang besar sebagai gateway di Pasifik.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved