Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran

Suami Istri Ditemukan Tewas Sedang Berpelukan, Akibat Kebakaran Dirumah Kontrakan

“Saat ditemukan, korban Dani (Hamdani) dan istrinya (Debby) saling berpelukan di kamar," ucap Ferry di lokasi kejadian, Kamis (25/3/2021).

Tayang:
Editor: Fistel Mukuan
Internet
Ilustrasi kebakaran 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Telah terjadi kebakaran di Pisangan, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021) pukul 04.50 WIB.

Kebakaran tersebut melanda empat petak rumah kontrakan.

Lebih tepatnya kontrakan yang terbakar terletak di Jalan Pisangan Baru III itu berada di gang buntu dengan lebar sekitar satu meter.

Akibatnya 10 orang tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Dua kepala keluarga penghuni satu kontrakan terdiri dari suami istri Muhamad Hamdani Himawan (24), Debby Emilia (25) dan putranya, Farras Izan Himawan (2).

Sementara Sri Mulyani (51) dan Ria Ramadhanie (17) adalah ibu dan adik Debby.

Satu kepala keluarga lainnya yang menempati satu unit kontrakan di antaranya Beni Siswanto (44), Nova (42), Silvanny Aliya Nabila (21), Beyva Alilya Azahra (15), Benno Siswanto (9).

Ferry (42) warga RT 03 mengatakan saat proses evakuasi jenazah, sejumlah korban ditemukan dalam keadaan berpelukan berupaya menyelamatkan diri.

“Saat ditemukan, korban Dani (Hamdani) dan istrinya (Debby) saling berpelukan di kamar," ucap Ferry di lokasi kejadian, Kamis (25/3/2021).

"Kalau Ria lagi sambil pelukan dan tiduran gitu sama ibunya, Sri Mulyani," lanjutnya.

Warga sekitar sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban saat awal kebakaran.

Namun, besarnya kobaran api membuat warga tak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan para korban.

Selain itu, keluarga Dani juga sulit menyelamatkan diri karena kondisi Sri Mulyani yang sedang mengidap stroke dan tak dapat berjalan.

ilustrasi kebakaran dan petugas pemadam kebakaran
ilustrasi kebakaran dan petugas pemadam kebakaran (SHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTO)

"Ibunya ini memang dalam keadaan stroke. Pas warga dikabarin ada kebakaran, api juga sudah membesar. Jadi kita kesulitan buat memadamkan api, terlambat," ujar Ferry.

Sebanyak 14 unit mobil Damkar Jakarta Timur sempat kesulitan karena akses menuju lokasi sempit atau hanya bisa dilalui satu mobil.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved