Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Bunuh Diri

Paskibraka Ikayani Gantung Diri, 3 Bulan Depresi, Cari Cara Bunuh Diri di Google: Jangan Ditiru

Ikayani yang dikenal periang tiba-tiba meninggal dunia dengan cara tragis, gantung diri.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
handover/istimewa
Almarhumah Ikayani sesama hidup. Anggota Paskibraka di Bone yang tewas gantung diri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang gadis mantan Paskibraka, Ikayani ditemukan tewas bunuh diri.

Ikayani yang dikenal periang, tiba-tiba meninggal dunia dengan cara tragis, gantung diri.

Duka mendalam masih dirasakan keluarga Ikayani di Awangpone, Kabupaten Bone hingga Kamis (25/3/2021).

Sosok almarhumah <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ikayani' title='Ikayani'>Ikayani</a>

(Foto: Almarhumah Ikayani sesama hidup. Anggota Paskibraka di Bone /handover)

Kejadian tragis Ikayani itu tak satu pun anggota keluarga yang memprediksikan korban akan melakukan hal nekat mengakhiri hidupnya.

Tewasnya Ikayani pun menjadi perhatian.

Apalagi almarhumah juga dikenal gaul dan mudah bergaul.

Dirangkum tribun-timur.com, berikut beberapa fakta Ikayani, warga Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas tergantung.

Pertama Kali Ditemukan oleh Ibu

Ibunya bernama Idawati yang menemukan pertama kali sekira Selasa (23/3/2021) pukul 18.00 Wita .

Ikayani baru setahun lulus dari sekolah menengah atas (SMA).

Saat ini dia melanjutkan pendidikan di sekolah kapal pesiar Queen Institute Makassar.

Perempuan 19 tahun ini ditemukan tergantung dengan seutas tali nilon berwarna putih di kamar orang tuanya.

"Korban dicari sekira Maghrib. Kemudian ditemukan di dalam kamar sudah dalam keadaan tergantung dan meninggal dunia," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved