Internasional
Kisah Wanita Rela Menyamar Jadi Pria Selama 43 Tahun, Tak Disangka Ada Cerita Memilukan di Baliknya
Kisahnya berawal pada saat Abu Daooh berusia 21 tahun, dia mengandung anak perempuan pertamanya pada usia 6 bulan
Karena dia tidak bisa berdiam diri tanpa memberi makan anak-anaknya, akhirnya dia memutuskan untuk bekerja.
Keseharian Abu Daooh dengan pekerjaan laki-laki (Eva.vn)
Tetapi karena dia adalah seorang wanita yang dianggap lemah, akan sangat sulit baginya mencari pekerjaan, sehingga Daooh memutuskan menyamar sebagai laki-laki.
Setelah itu, Daooh mencukur rambutnya, dan berpakaian laiknya anak laki-laki lalu mulai mencari pekerjaan.
Awalnya dia bekerja sebagai tukang batu, kemudian dia pindah bekerja sebagai pembuat sepatu.
Dia bekerja dengan menyamar sebagai pria untuk menghidupi anak-anaknya.
"Saudara laki-laki saya semua ingin saya menikah," kenang Daooh saat dia menjalani sisa hidupnya sebagai pria.
Setelah Daooh memutuskan tidak menikah lagi, dia menjadi pria dan bahkan keluarganya tidak mengetahui apa yang dilakukannya.
Saat keluarganya tau dia menyamar sebagai pria untuk mendapatkan pekerjaan, kerabatnya marah.
Namun, Daooh mengatakan saat dirinya berusia 20-30 tahun dia memiliki kekuatan layaknya 10 laki-laki.
Makanya dia tidak ragu mencari pekerjaan kasar, meski keluarganya tidak menyukai tindakannya.
Dia bekeja di kontruksi, melakukan pekerjaan berat seperti mencampur beton, dan seiring berjalannya waktu dia mulai melakukan pekerjaan ringan.
Abu Daooh, wanita yang selama 43 tahun menyamar sebagai laki-laki (Eva.vn/Intisari)
Daooh kemudian bekerja sebagai tukang semir sepatu.
"Sulit bagi seorang wanita untuk melepaskan kewanitaannya.